Kota Malang – MAN 2 Kota Malang menggelar Haflah Takrim Tahfidz Al-Qur’an sebagai bentuk apresiasi atas perjuangan siswa-siswi yang telah berhasil menyelesaikan hafalan Al-Qur’an sesuai target yang ditetapkan madrasah. Kegiatan yang menjadi puncak rangkaian program tahfidz tersebut dilaksanakan mulai pukul 07.00 hingga 11.00 WIB dan dihadiri oleh para wisudawan, orang tua, guru, serta tamu undangan.
Haflah Takrim merupakan kegiatan wisuda tahfidz bagi siswa-siswi MAN 2 Kota Malang yang telah dinyatakan lulus Tasmi’ Al-Qur’an bil Ghoib. Kegiatan ini menjadi bentuk penghargaan atas dedikasi dan ketekunan peserta didik dalam menghafal Al-Qur’an, sekaligus menjadi motivasi bagi seluruh warga madrasah untuk semakin mencintai dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Malang, KH Achmad Shampton, S.HI., M.Ag., Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Kasi Pendma) Kantor Kementerian Agama Kota Malang, Abdul Mughni, S.Ag., M.Pd., serta Bendahara Komite MAN 2 Kota Malang, dr. Nurcholis Qomari. Kehadiran para pejabat dan tokoh tersebut menjadi wujud dukungan terhadap pengembangan program tahfidz di MAN 2 Kota Malang.
Peserta Haflah Takrim tahun ini merupakan siswa-siswi MAN 2 Kota Malang yang telah memenuhi syarat kelulusan Tasmi’ Al-Qur’an bil Ghoib pada kategori 5 juz, 10 juz, 15 juz, 20 juz, 25 juz, dan 30 juz. Jumlah wisudawan tahfidz tahun ini mencapai 84 peserta, yang terdiri atas 50 peserta kategori 5 juz, 21 peserta kategori 10 juz, 5 peserta kategori 15 juz, 4 peserta kategori 20 juz, 1 peserta kategori 25 juz, dan 3 peserta kategori 30 juz.
Kepala MAN 2 Kota Malang, Dr. H. Samsudin, M.Pd., menyampaikan rasa bangga dan syukurnya atas capaian para wisudawan tahfidz yang telah menunjukkan semangat luar biasa dalam menghafal Al-Qur’an.
“Menjadi penghafal Al-Qur’an merupakan anugerah sekaligus amanah yang harus dijaga dengan sungguh-sungguh. Capaian para wisudawan hari ini adalah hasil dari proses panjang yang penuh kesabaran, kedisiplinan, dan ketekunan. Saya berharap hafalan yang telah diraih tidak hanya dijaga melalui murajaah, tetapi juga tercermin dalam akhlak dan perilaku sehari-hari. Semoga para wisudawan menjadi generasi Qurani yang membawa manfaat bagi keluarga, masyarakat, dan bangsa,” tuturnya.
Sementara itu, Penanggung Jawab Kegiatan, Minhaju Dzikri Aniq, S.Si., M.P., mengungkapkan bahwa keberhasilan para wisudawan merupakan buah dari kerja keras yang dilakukan secara konsisten serta dukungan dari berbagai pihak.
“Haflah Takrim bukan sekadar seremoni wisuda, melainkan bentuk penghargaan atas perjuangan para siswa dalam menghafal Kalamullah. Kami sangat mengapresiasi semangat para peserta yang mampu menyeimbangkan kegiatan akademik dengan program tahfidz. Capaian ini juga tidak terlepas dari dukungan orang tua, guru pembimbing, dan seluruh civitas akademika madrasah. Semoga prestasi yang diraih hari ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas hafalan dan kecintaan terhadap Al-Qur’an,” tutupnya.
Melalui kegiatan Haflah Takrim Tahfidz Al-Qur’an ini, diharapkan para wisudawan mampu menjaga dan meningkatkan hafalan yang telah diraih dengan istiqamah. Selain itu, program tahfidz di MAN 2 Kota Malang diharapkan terus berkembang dan melahirkan lebih banyak generasi penghafal Al-Qur’an. Semangat mencintai Al-Qur’an juga diharapkan semakin tumbuh di kalangan seluruh peserta didik.
Haflah Takrim Tahfidz Al-Qur’an menjadi salah satu wujud komitmen MAN 2 Kota Malang dalam membentuk generasi yang unggul secara akademik dan spiritual. Kegiatan ini juga menunjukkan keberhasilan program tahfidz yang terus berkembang dari tahun ke tahun. Dengan dukungan seluruh warga madrasah, orang tua, komite, dan Kementerian Agama, program tahfidz diharapkan semakin memberikan manfaat yang luas. MAN 2 Kota Malang akan terus berupaya mencetak generasi Qurani yang berprestasi, berkarakter, dan berakhlakul karimah. (RI)



