Wujudkan Pembelajaran Mendalam, MAN 2 Kota Malang Gelar Workshop Kurikulum Berbasis Cinta

Waktu Publikasi :

Kota Malang – MAN 2 Kota Malang menggelar Workshop Integrasi Kurikulum Berbasis Cinta dalam Perangkat Pembelajaran Tahun Ajaran 2026/2027 di Aula PSBB pada Senin (13/7). Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.07-12.00 WIB tersebut diikuti oleh 103 guru MAN 2 Kota Malang dan dipandu oleh MC Faizul Ismani, M.Pd.

Workshop ini menjadi bagian dari upaya madrasah dalam meningkatkan kualitas pembelajaran melalui penerapan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) yang menekankan pembelajaran mendalam, berpusat pada peserta didik, serta membangun karakter yang selaras dengan Profil Lulusan.

Ketua Pelaksana, Edi Sutomo, M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas antusiasme seluruh peserta yang hadir mengikuti kegiatan. Beliau menegaskan bahwa sebanyak 103 guru MAN 2 Kota Malang siap mengikuti workshop sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. “Anak-anak adalah layanan utama kita. Karena itu, setiap perangkat pembelajaran yang kita susun harus benar-benar berpihak pada kebutuhan dan perkembangan peserta didik,” ungkapnya.

Kepala MAN 2 Kota Malang, Dr. H. Samsudin, M.Pd., menyampaikan bahwa workshop ini menghadirkan narasumber yang memiliki kompetensi dan pengalaman dalam penyusunan regulasi serta implementasi Kurikulum Berbasis Cinta. “Kami menghadirkan pakar yang berpengalaman dalam menyusun regulasi sehingga materi yang disampaikan dapat menjadi pedoman bagi seluruh guru. Terima kasih atas kebersamaan dan semangat Bapak/Ibu guru. Kami berharap kualitas kegiatan pembelajaran pada tahun ajaran ini semakin meningkat dibandingkan tahun sebelumnya,” tuturnya.

Sebagai narasumber utama, Mochamad Zaenuri, M.Pd., selaku Fasilitator Nasional Tim Kurikulum Berbasis Cinta Provinsi Jawa Timur, memaparkan berbagai konsep penting dalam implementasi KBC. Ia menjelaskan pentingnya linieritas antara tujuan pembelajaran, perangkat ajar, asesmen, dan profil lulusan yang ingin dicapai.
“Kami selalu memperjuangkan guru agar memiliki ruang untuk terus berkembang sekaligus mampu memberikan layanan pendidikan terbaik kepada peserta didik,” terangnya.

Lebih lanjut, beliau menjelaskan bahwa konsep pembelajaran mendalam tidak hanya berorientasi pada penyampaian materi, tetapi juga mendorong peserta didik untuk berpikir kritis, reflektif, dan mampu mewujudkan dimensi Profil Lulusan dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, esensi Kurikulum Berbasis Cinta adalah memuliakan murid melalui pengalaman belajar yang bermakna.

“Guru dan murid perlu bersama-sama merancang pembelajaran yang kontekstual sehingga apa yang dipelajari di kelas benar-benar dapat diterapkan dalam kehidupan nyata. Pembelajaran harus menjadi pengalaman yang membentuk karakter sekaligus kompetensi peserta didik,” jelasnya.

Melalui workshop ini, para guru memperoleh penguatan mengenai prinsip-prinsip penyusunan perangkat pembelajaran yang selaras dengan Kurikulum Berbasis Cinta, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi pembelajaran. Diskusi interaktif yang berlangsung selama kegiatan juga memberikan ruang bagi para peserta untuk berbagi praktik baik serta menemukan solusi atas berbagai tantangan implementasi di kelas.

MAN 2 Kota Malang berharap hasil workshop ini dapat diimplementasikan secara nyata dalam setiap proses pembelajaran sehingga tercipta lingkungan belajar yang lebih humanis, kontekstual, dan berorientasi pada pengembangan karakter peserta didik. Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan profesionalisme guru dalam merancang pembelajaran yang inovatif dan bermakna. Dengan demikian, kualitas layanan pendidikan di MAN 2 Kota Malang akan terus berkembang seiring dengan tuntutan zaman dan kebutuhan peserta didik.

Melalui semangat kebersamaan, MAN 2 Kota Malang terus berkomitmen menghadirkan pendidikan yang unggul, adaptif, dan berpusat pada peserta didik. Workshop ini menjadi salah satu langkah strategis dalam memperkuat implementasi Kurikulum Berbasis Cinta di lingkungan madrasah. Ke depan, seluruh hasil yang diperoleh dari kegiatan ini diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap peningkatan mutu pembelajaran serta prestasi peserta didik. (RI)

Menu

Aplikasi Madrasah

INFO SNMB

Brosur PMB 2026

INFO PMB