Kemayoran – MAN 2 Kota Malang menjadi salah satu madrasah yang diundang dalam Koordinasi Teknis Penguatan Peran dan Tata Kelola Komite Madrasah yang diselenggarakan oleh Direktorat Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah melalui Subdirektorat Kelembagaan dan Kerja Sama pada Rabu (15/7). Kegiatan yang berlangsung di Hotel Swiss-Belinn Kemayoran, Jakarta, pukul 08.00–17.00 WIB tersebut merupakan bagian dari upaya peningkatan kualitas dan mutu kelembagaan madrasah di Indonesia.
Koordinasi teknis dilaksanakan secara hybrid. Peserta yang hadir secara luring terdiri atas jajaran Direktorat KSKK Madrasah, Kepala Tim Kelembagaan dan Kerja Sama Kantor Wilayah Kementerian Agama, kepala madrasah, serta ketua komite madrasah dari berbagai daerah. Sementara itu, peserta daring diikuti oleh jajaran kelembagaan madrasah dan Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Penma) kabupaten/kota se-Indonesia.
Sebanyak 33 peserta hadir secara langsung, di antaranya Kepala Tim Kelembagaan dan Kerja Sama Kanwil Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten, kepala madrasah dari MAN 4 Jakarta, MAN 2 Jakarta, MAN 13 Jakarta, MAN 2 Kota Malang, MI Pembangunan UIN Jakarta, MTs Istiqlal Jakarta, MAN Insan Cendekia Serpong, MAN 2 Kota Serang, MAN 2 Kabupaten Ciamis, serta MAN 2 Kota Bogor. Hadir pula para ketua komite madrasah dari berbagai MAN, MTsN, dan MI, perwakilan Pusbangkom Kementerian Agama, serta Tim Pengembang IT.
Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah, Prof. Dr. Nyayu Khodijah, S.Ag., M.Si., menyampaikan bahwa penguatan tata kelola komite madrasah merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan di lingkungan madrasah.
“Komite madrasah harus mampu menjalankan fungsi sebagai mitra strategis madrasah melalui tata kelola yang profesional, transparan, dan akuntabel. Dengan kolaborasi yang baik antara madrasah, komite, dan seluruh pemangku kepentingan, peningkatan mutu layanan pendidikan akan semakin optimal,” tutur Prof. Nyayu Khodijah.
Pada kesempatan tersebut, Prof. Dr. Agus Maimun, M.Pd., Ketua Komite MAN 2 Kota Malang, menjadi salah satu narasumber yang memaparkan materi mengenai dasar-dasar pengelolaan komite madrasah. Beliau menekankan bahwa keberadaan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) menjadi fondasi utama dalam menjalankan organisasi komite secara profesional.
“Komite madrasah harus memiliki AD/ART sebagai pedoman dalam menjalankan organisasi. Prinsip transparansi dan akuntabilitas harus menjadi budaya kerja, sedangkan sinergi dengan madrasah diwujudkan melalui pedoman manajemen dan Rencana Kerja dan Anggaran Madrasah (RKAM), sehingga seluruh program dapat berjalan secara terarah dan dapat dipertanggungjawabkan,” jelas Prof. Agus Maimun.
Sementara itu, Kepala MAN 2 Kota Malang, Dr. H. Samsudin, M.Pd., menegaskan bahwa komite merupakan mitra strategis dalam mendukung berbagai program pengembangan madrasah.
“Komite merupakan mitra strategis dalam mendorong prestasi madrasah. Sinergi antara komite dan madrasah harus dituangkan dalam pedoman manajemen yang terintegrasi dengan RKAM agar seluruh program memiliki arah yang jelas. Selain itu, pengajuan maupun pengelolaan anggaran komite harus dilakukan secara proporsional, prosedural, dan transparan sehingga mampu membangun kepercayaan seluruh warga madrasah,” ungkap Dr. Samsudin.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh komite memiliki pemahaman yang sama mengenai tata kelola organisasi yang profesional sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Penguatan kapasitas komite juga diharapkan mampu meningkatkan akuntabilitas, transparansi, dan kualitas kemitraan dengan madrasah dalam mendukung penyelenggaraan pendidikan. Sinergi yang semakin kuat antara komite dan madrasah diyakini akan melahirkan berbagai inovasi untuk meningkatkan mutu pendidikan nasional.
Keikutsertaan MAN 2 Kota Malang dalam forum nasional ini menjadi wujud komitmen madrasah dalam memperkuat tata kelola kelembagaan yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan mutu. Hasil koordinasi teknis ini diharapkan dapat diimplementasikan dalam penguatan sistem pengelolaan komite di lingkungan MAN 2 Kota Malang. Dengan kolaborasi yang semakin solid antara madrasah dan komite, MAN 2 Kota Malang optimistis mampu terus menghadirkan layanan pendidikan yang unggul, berintegritas, dan berdaya saing. (RI)



