Kota Malang – MAN 2 Kota Malang kembali menjadi rujukan dalam pengembangan budaya mutu dan pembangunan Zona Integritas (ZI) melalui kegiatan berbagi praktik baik bersama MTsN 3 Banyuwangi. Kegiatan yang berlangsung di Gedung Laboratorium Sains Terpadu, Ruang Auditorium Lantai 4, Jumat (31/7/2026) pukul 08.30–11.00 WIB tersebut dipandu oleh pembawa acara dari Tim Humas MAN 2 Kota Malang, Faizul Ismani, M.Pd.
Kunjungan ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi sekaligus menggali berbagai strategi yang telah diterapkan MAN 2 Kota Malang dalam membangun Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK). Rombongan MTsN 3 Banyuwangi disambut hangat oleh jajaran pimpinan, tim Zona Integritas, serta Komite MAN 2 Kota Malang.
Kepala MTsN 3 Banyuwangi, Rosid Tamami, S.Pd., M.Pd., mengungkapkan bahwa kunjungan tersebut merupakan kesempatan berharga untuk menimba pengalaman dari MAN 2 Kota Malang yang telah berhasil menerapkan berbagai inovasi dalam pembangunan Zona Integritas.
“Kami ingin belajar lebih banyak, khususnya terkait pembangunan Zona Integritas beserta strategi pendampingan prestasi yang telah dilakukan MAN 2 Kota Malang. Semoga kegiatan hari ini dapat kami maksimalkan sebagai bekal untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan meraih capaian yang lebih baik di masa mendatang,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala MAN 2 Kota Malang, Dr. H. Samsudin, M.Pd., menyampaikan apresiasi atas kepercayaan MTsN 3 Banyuwangi yang memilih MAN 2 Kota Malang sebagai tempat belajar bersama. Menurutnya, keberhasilan membangun Zona Integritas lahir dari komitmen seluruh warga madrasah dalam menghadirkan pelayanan yang profesional, transparan, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.
“Kami percaya bahwa praktik baik akan semakin berkembang ketika dibagikan. Semoga apa yang kami lakukan di MAN 2 Kota Malang dapat menjadi inspirasi, sekaligus memperkuat sinergi antarmadrasah dalam mewujudkan budaya kerja yang berintegritas dan pelayanan publik yang semakin berkualitas,” tuturnya.
Ketua Tim Zona Integritas MAN 2 Kota Malang, Ady Siswanto, S.Pd., turut memaparkan berbagai tahapan pembangunan Zona Integritas, mulai dari penyusunan program kerja, inovasi layanan, penguatan enam area perubahan, hingga strategi mempertahankan budaya mutu di lingkungan madrasah.
“Zona Integritas bukan hanya tentang memenuhi indikator penilaian, tetapi bagaimana membangun kebiasaan baik yang terus dijalankan oleh seluruh warga madrasah. Konsistensi menjadi kunci utama agar perubahan yang dibangun dapat berlangsung secara berkelanjutan,” ungkapnya.
Dalam kesempatan yang sama, Bendahara Komite MAN 2 Kota Malang, dr. H. Nur Kholis Qomari, menegaskan pentingnya dukungan seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan Zona Integritas.
“Komite memiliki peran sebagai mitra strategis madrasah. Kolaborasi yang baik antara madrasah, komite, orang tua, dan masyarakat akan menjadi kekuatan besar dalam menciptakan tata kelola pendidikan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan mutu,” jelasnya.
Usai sesi pemaparan dan diskusi, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan hadiah kepada peserta didik asal MTsN Banyuwangi yang saat ini menempuh pendidikan di MAN 2 Kota Malang sebagai siswa kelas X. Momen tersebut menjadi bentuk apresiasi sekaligus penyemangat bagi para siswa untuk terus berprestasi di jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan penyerahan vandel sebagai kenang-kenangan antara kedua madrasah. Penyerahan cendera mata tersebut menjadi simbol eratnya hubungan silaturahmi serta komitmen untuk terus menjalin kerja sama dalam peningkatan mutu pendidikan.
Melalui kegiatan berbagi praktik baik ini, diharapkan terjalin kolaborasi yang semakin kuat antara MAN 2 Kota Malang dan MTsN 3 Banyuwangi dalam membangun budaya kerja yang unggul dan berintegritas. Pengalaman yang diperoleh diharapkan dapat diimplementasikan sesuai kebutuhan masing-masing madrasah sehingga mampu mendorong peningkatan kualitas layanan pendidikan. Sinergi antarsatuan pendidikan juga diharapkan mampu melahirkan berbagai inovasi yang memberikan manfaat luas bagi dunia pendidikan.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa semangat berbagi pengalaman dan saling menguatkan merupakan bagian penting dalam kemajuan pendidikan. MAN 2 Kota Malang terus berkomitmen membuka ruang kolaborasi dengan berbagai lembaga pendidikan untuk menciptakan ekosistem pembelajaran yang inspiratif. Dengan semangat kebersamaan, madrasah diharapkan mampu terus melahirkan perubahan positif menuju pelayanan pendidikan yang semakin profesional dan berkualitas. (RI)




