Puncak OSN Dikdasmen 2026, MAN 2 Kota Malang Raih Tujuh Medali dan Empat Honorable Mention

Waktu Publikasi :

Kota Malang – Olimpiade Sains Nasional (OSN) Dikdasmen 2026 mencapai puncaknya melalui malam penutupan sekaligus penganugerahan dan penghargaan yang digelar di Dome Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Kota Malang, Sabtu (19/9). Momen tersebut menjadi penanda berakhirnya rangkaian kompetisi sekaligus ruang apresiasi bagi para murid yang berhasil menorehkan prestasi pada ajang sains tingkat nasional.

Malam penganugerahan OSN Dikdasmen 2026 turut dihadiri Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed. Kehadiran beliau menjadi bagian dari rangkaian puncak kegiatan yang mempertemukan para peserta dan peraih prestasi dari berbagai bidang keilmuan.

Pada gelaran tahun ini, murid MAN 2 Kota Malang berhasil mencatatkan 11 capaian, yang terdiri atas tujuh medali dan empat Honorable Mention. Tujuh medali tersebut meliputi empat medali perak dan tiga medali perunggu yang diraih dalam berbagai bidang kompetisi.

🥈 Peraih Medali Perak:
Matematika — Arsha Naufal Mauritzan (XII G)
Informatika — Hisyam Ahmad Abiyyu (XII D)
Ekonomi — Ahmad Afham Billah Aftoni (XI A)
Astronomi — Fauzan Khairul Anwar (XII D)

🥉Peraih Medali Perunggu:
Kimia — Muhammad Zufar Abqoory (XI E)
Kebumian — Alya Zhafirah Putri (XII G)
Biologi — Aisha Briliana Mukhbita (XII G)

🎖️Peraih Honorable Mention:
Matematika — Muhammad Irsyad Arif (XII G)
Kimia — Irham Rifqi Prasetyo (XII G)
Kebumian — Kalinda Hasna Maheswari (XII G)
Ekonomi — Muhammad Idam El Azhar (XII K)

Kepala MAN 2 Kota Malang, Dr. H. Samsudin, M.Pd., menyampaikan apresiasi atas capaian yang diraih para murid. Menurutnya, setiap capaian merupakan buah dari proses pembinaan, ketekunan murid, serta dukungan para pembina dan seluruh keluarga besar madrasah.

“Setiap prestasi yang diraih anak-anak merupakan hasil dari proses yang panjang. Kami bersyukur atas capaian mereka dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh murid, pembina, pendamping, serta pihak-pihak yang telah mendukung perjalanan mereka dalam OSN ini,” tuturnya.

Ia menambahkan bahwa keberhasilan dalam kompetisi tidak hanya dilihat dari medali yang diperoleh, tetapi juga dari proses dan pengalaman yang dilalui murid. “Yang terpenting adalah bagaimana anak-anak mendapatkan pengalaman berharga, membangun mental kompetisi, dan terus terdorong untuk mengembangkan kemampuan di bidang yang mereka tekuni,” tambahnya.

Samsudin berharap capaian dalam OSN Dikdasmen 2026 dapat menjadi motivasi bagi para murid untuk terus mengembangkan potensi akademiknya. Ia juga berharap budaya belajar, pembinaan, dan semangat berprestasi di MAN 2 Kota Malang semakin tumbuh sehingga dapat melahirkan talenta-talenta baru pada berbagai bidang.

“Semoga capaian ini menjadi motivasi bagi murid lainnya untuk terus belajar dan berani mengambil kesempatan dalam berbagai kompetisi. Kami berharap proses pembinaan yang telah berjalan dapat terus berkembang dan melahirkan lebih banyak prestasi pada masa mendatang,” harapnya.

Rangkaian OSN Dikmen 2026 pun resmi berakhir melalui malam penutupan dan penganugerahan di Dome UMM. Bagi MAN 2 Kota Malang, capaian tujuh medali dan empat Honorable Mention menjadi bagian dari perjalanan murid dalam mengasah kemampuan serta berkompetisi di tingkat nasional. Malam penghargaan ini sekaligus menjadi momentum untuk mengapresiasi kerja keras para murid dan pembina selama mengikuti rangkaian OSN. Capaian ini menjadi catatan prestasi bagi MAN 2 Kota Malang untuk terus melanjutkan pembinaan dan pengembangan talenta. (RI)

Menu

Aplikasi Madrasah

INFO SNMB

Brosur PMB 2026

INFO PMB