Dari Malang untuk Rembang: Berbagi Praktik Baik Zona Integritas dan Prestasi Madrasah

Waktu Publikasi :

Rembang – Semangat meningkatkan kualitas tata kelola dan layanan pendidikan mewarnai kegiatan berbagi praktik baik yang diikuti para Kepala Madrasah RA, MI, MTs, dan MA se-Kabupaten Rembang di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rembang, Selasa (18/8).

Kegiatan tersebut menghadirkan tiga narasumber dari Kota Malang yang berbagi pengalaman dalam membangun budaya integritas, meningkatkan kualitas layanan, serta mengembangkan madrasah berprestasi.

KH. Achmad Shampton, SH.I., M. Ag, Kepala Kementerian Agama Kota Malang, menyampaikan materi tentang budaya Zona Integritas (ZI). Ia menekankan bahwa ZI harus menjadi budaya kerja yang melekat dalam keseharian, bukan sekadar pemenuhan administrasi.

“Zona Integritas harus menjadi budaya yang hidup dalam keseharian. Integritas harus tercermin dalam sikap, pelayanan, disiplin, transparansi, dan komitmen seluruh warga madrasah.”

Selanjutnya, Dr. H. Samsudin, M.Pd., Kepala MAN 2 Kota Malang, berbagi pengalaman implementasi Zona Integritas di MAN 2 Kota Malang, termasuk berbagai praktik baik dan kiat mengembangkan madrasah hingga meraih prestasi tingkat nasional maupun internasional.

Menurut Samsudin, pencapaian prestasi merupakan hasil dari proses yang dibangun secara berkelanjutan. Karena itu, madrasah perlu memiliki budaya kerja yang profesional, berintegritas, kolaboratif, dan terbuka terhadap inovasi. Keterlibatan seluruh warga madrasah menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan yang mendukung pencapaian prestasi.

“Prestasi tidak lahir secara instan. Kuncinya adalah membangun budaya kerja yang profesional, berintegritas, kolaboratif, dan terus berinovasi. Ketika seluruh warga madrasah bergerak bersama, maka prestasi akan mengikuti.”

Ia juga menekankan bahwa madrasah unggulan perlu terus bergerak mengikuti perkembangan dan melakukan pembaruan. Kepemimpinan madrasah, menurutnya, harus mampu mengarahkan layanan pendidikan agar tidak hanya mengejar hasil akademik, tetapi juga memberikan ruang bagi peserta didik untuk mengembangkan bakat dan kemampuan yang dimiliki.

Ia menjelaskan bahwa setiap peserta didik memiliki potensi yang berbeda. Oleh karena itu, madrasah perlu mengenali potensi tersebut dan menyediakan layanan serta ruang pengembangan yang sesuai. Dengan pendekatan tersebut, kemampuan peserta didik dapat dikembangkan secara optimal sehingga memiliki kesiapan untuk berkompetisi, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Sementara itu, Nanang Sukmawan, Kepala MIN 2 Kota Malang, menyampaikan praktik baik dan pengalaman dalam pengelolaan madrasah, khususnya membangun layanan pendidikan yang berorientasi pada kebutuhan peserta didik.

Nanang juga berbagi pengalaman mengenai proses pengembangan MIN 2 Kota Malang hingga mampu menjadi madrasah berprestasi dan membangun jejaring internasional. Menurutnya, salah satu langkah penting dalam proses tersebut adalah membangun identitas madrasah yang kuat dan memiliki ciri khas.

Keberanian untuk mengembangkan keunikan madrasah, menurut Nanang, dapat menjadi modal untuk membangun reputasi dan daya saing. Madrasah tidak harus selalu memulai dengan sumber daya yang besar, tetapi dapat mengembangkan potensi yang sudah dimiliki melalui kreativitas, konsistensi, dan keberanian mengambil peluang.

“Praktik baik tidak harus dimulai dari sesuatu yang besar. Kita bisa memulainya dari hal sederhana, dilakukan secara konsisten, dievaluasi, kemudian dikembangkan menjadi budaya positif di madrasah.”

Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk saling belajar dan berbagi pengalaman antar madrasah. Berbagai praktik baik dari Kota Malang diharapkan dapat memberikan inspirasi bagi madrasah di Kabupaten Rembang untuk memperkuat Zona Integritas, inovasi layanan, budaya mutu, serta prestasi peserta didik.

Semangat berbagi tersebut menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk menghadirkan madrasah yang semakin berintegritas, profesional, inovatif, berprestasi, dan memberikan layanan terbaik bagi masyarakat. (SW)

Menu

Aplikasi Madrasah

INFO SNMB

Brosur PMB 2026

INFO PMB