Kota Malang – Integritas bukan sekadar nilai yang digaungkan, tetapi prinsip yang harus dipegang teguh dalam setiap langkah. Pesan tersebut ditegaskan Kepala Ma’had Al Qalam MAN 2 Kota Malang, Ahmad Taufiq Wahyudi A.S., Lc., saat mengikuti Kick Off Indonesia Berintegritas yang diselenggarakan TIMES Indonesia di kawasan Car Free Day (CFD) Jalan Ijen, Ahad (23/8).
Dalam kegiatan tersebut, Ahmad Taufiq turut membubuhkan tanda tangan pada Papan Tekad Integritas yang memuat pernyataan “Kami Siap Mewujudkan dan Mendukung Indonesia Berintegritas.” Tanda tangan tersebut menjadi simbol tekad Ma’had Al Qalam untuk ikut mengambil bagian dalam menanamkan budaya integritas.
“Integritas harga mati. Tidak ada kompromi dalam hal integritas, karena ia menjadi dasar dalam menjalankan amanah dan membentuk karakter. Apa yang kita tanamkan kepada anak-anak hari ini, itulah yang akan menjadi bekal mereka ketika terjun di tengah masyarakat,” tegasnya.
Sebanyak 200 santri putra dan putri Ma’had Al Qalam bersama 20 pendamping turut hadir dalam kegiatan tersebut. Para santri menjadi bagian dari suporter MAN 2 Kota Malang yang menyemarakkan gerakan Indonesia Berintegritas dengan penuh antusias dan kekompakan.
Menurut Ahmad Taufiq, keterlibatan para santri bukan hanya untuk memeriahkan kegiatan, tetapi juga menjadi pembelajaran langsung bahwa integritas harus hadir dalam tindakan. Semangat, kedisiplinan, kekompakan, dan tanggung jawab yang ditunjukkan para santri menjadi bagian dari proses membangun karakter berintegritas.
Ia berharap semangat yang dibawa dari kegiatan tersebut dapat terus hidup di lingkungan Ma’had Al Qalam dan MAN 2 Kota Malang. Nilai integritas diharapkan tidak berhenti pada sebuah tanda tangan, tetapi menjadi kebiasaan yang melekat dalam keseharian para santri.
Bagi MAN 2 Kota Malang, momentum ini sekaligus memperkuat perjalanan Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Komitmen tersebut diharapkan semakin kokoh dengan keterlibatan seluruh unsur madrasah, termasuk para santri. Dari satu tanda tangan di Papan Tekad Integritas, lahir sebuah pesan yang lebih besar: integritas harus dimulai dari diri dan dijaga bersama. 200 santri hadir membawa semangat, sementara tekad menjadi pengikat untuk terus menumbuhkan budaya integritas. (RI)

Post Views:
4


