Kota Malang – Komitmen menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) terus diteguhkan MAN 2 Kota Malang. Salah satunya melalui partisipasi dalam kegiatan Kick Off Indonesia Berintegritas yang diselenggarakan TIMES Indonesia di kawasan Car Free Day (CFD) Jalan Ijen, Kota Malang, Ahad (23/8).
MAN 2 Kota Malang mengikutsertakan 200 santri putra dan putri Ma’had Al-Qalam bersama 20 pendamping. Kehadiran ratusan santri tersebut menjadi bentuk dukungan nyata terhadap gerakan Indonesia Berintegritas sekaligus penguatan komitmen MAN 2 Kota Malang dalam membangun budaya integritas sebagai bagian dari perjalanan menuju predikat WBBM.
Kepala MAN 2 Kota Malang, Dr. H. Samsudin, M.Pd., menyampaikan bahwa keterlibatan MAN 2 Kota Malang dalam kegiatan tersebut memiliki makna yang selaras dengan ikhtiar madrasah dalam memperkuat pembangunan Zona Integritas.
“Keikutsertaan MAN 2 Kota Malang dalam Kick Off Indonesia Berintegritas ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk terus menanamkan dan menguatkan nilai integritas. Apalagi, saat ini MAN 2 Kota Malang sedang memantapkan langkah menuju WBBM. Karena itu, integritas harus menjadi budaya yang hidup dalam setiap pelayanan dan aktivitas warga madrasah,” jelasnya.
Menurutnya, upaya menuju WBBM tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan berbagai indikator dan program, tetapi juga membutuhkan keterlibatan seluruh unsur madrasah. Mulai dari pimpinan, guru dan tenaga kependidikan, hingga peserta didik, semuanya memiliki peran dalam menjaga nilai kejujuran, tanggung jawab, kedisiplinan, dan profesionalitas.
Sementara itu, Ketua Tim ZI MAN 2 Kota Malang, Ady Siswanto, S.Pd., menegaskan bahwa kegiatan Kick Off Indonesia Berintegritas menjadi momentum yang relevan untuk semakin memperkuat langkah madrasah dalam membangun Zona Integritas.
“Kegiatan ini menjadi pengingat sekaligus penguat bagi kami bahwa pembangunan Zona Integritas bukan sekadar program untuk meraih predikat. Lebih dari itu, yang sedang kami bangun adalah sebuah budaya. Nilai integritas harus tertanam dalam pola pikir, sikap, dan tindakan seluruh warga MAN 2 Kota Malang,” ungkapnya.
Ady menambahkan, perjalanan MAN 2 Kota Malang menuju WBBM membutuhkan konsistensi dan komitmen bersama. Berbagai inovasi dan peningkatan pelayanan yang dilakukan harus berjalan beriringan dengan penguatan karakter serta budaya kerja yang bersih, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan.
“Kami ingin semangat menuju WBBM benar-benar menjadi gerakan bersama. Bukan hanya tugas Tim Zona Integritas atau pimpinan, tetapi menjadi tanggung jawab seluruh warga madrasah. Ketika setiap individu memiliki komitmen terhadap integritas, maka tujuan besar tersebut akan lebih mudah diwujudkan,” tambahnya.
Partisipasi MAN 2 Kota Malang dalam Kick Off Indonesia Berintegritas pun menjadi simbol bahwa perjalanan menuju WBBM tidak ditempuh sendiri. Madrasah mengambil bagian dalam gerakan yang lebih luas untuk membangun kesadaran bersama bahwa integritas merupakan fondasi penting dalam menciptakan pelayanan publik yang berkualitas.
Melalui momentum ini, MAN 2 Kota Malang berharap semangat integritas semakin mengakar dan diwujudkan secara nyata dalam setiap lini pelayanan. Dengan komitmen yang terus dijaga, kolaborasi seluruh warga madrasah, serta dukungan dari berbagai pihak, MAN 2 Kota Malang optimistis dapat terus melangkah dan memberikan yang terbaik dalam mewujudkan madrasah berintegritas menuju predikat WBBM. (RI)




