Terus Berlanjut! Samsudin Jemput Langsung Salma, Pemborong Empat Penghargaan OSN Kebumian Internasional di Bandara

Waktu Publikasi :

Kota Malang – Prestasi internasional kembali mengharumkan nama MAN 2 Kota Malang. Kali ini, Salma Rofidatul Hasanah, peserta didik kelas XII-G, sukses memborong empat penghargaan dalam ajang 19th International Earth Science Olympiad (IESO) 2026 yang berlangsung di Turin, Italia, pada 20–27 Agustus 2026.

Empat penghargaan tersebut masing-masing Second Prize – YoRI Award, Bronze Medal – Earth System Project, Silver Medal – International Team Field Investigation, serta Bronze Medal – Individual Test. Capaian tersebut menjadi bukti konsistensi Salma dalam mengukir prestasi di bidang kebumian sekaligus membawa nama MAN 2 Kota Malang ke panggung kompetisi internasional.

Perjalanan Salma menuju ajang bergengsi tersebut tidak berlangsung singkat. Setelah meraih prestasi pada bidang kebumian, ia harus melewati proses seleksi dan dua tahapan Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) sebelum akhirnya dinyatakan lolos untuk mewakili Indonesia dalam kompetisi internasional di Turin, Italia.

Setelah menyelesaikan rangkaian kompetisi, Salma kembali ke Indonesia dan tiba di Malang pada Minggu (30/8). Kedatangannya di Bandara Abdulrachman Saleh sekitar pukul 10.37 WIB mendapat sambutan istimewa. Kepala MAN 2 Kota Malang, Dr. H. Samsudin, M. Pd., hadir langsung untuk menjemput peserta didiknya tersebut.

Kehadiran kepala madrasah di bandara menjadi bentuk apresiasi atas perjuangan dan capaian Salma di kancah internasional. Bagi madrasah, empat penghargaan yang diraih bukan sekadar deretan medali dan gelar, melainkan buah dari proses panjang, ketekunan, serta pembinaan yang berkelanjutan.

Dr. H. Samsudin, M. Pd., Kepala MAN 2 Kota Malang, menyampaikan bahwa pihaknya sengaja hadir langsung menyambut kepulangan Salma sebagai bentuk penghargaan atas perjuangannya membawa nama madrasah dan Indonesia.

“Kami ingin memberikan apresiasi secara langsung kepada Salma. Prestasi ini adalah hasil dari kerja keras yang panjang, mulai dari proses seleksi, Pelatnas, hingga akhirnya mampu bersaing dan meraih empat penghargaan di tingkat internasional,” tuturnya.

Menurut Samsudin, keberhasilan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa peserta didik madrasah memiliki kemampuan untuk berkompetisi dengan pelajar dari berbagai negara.

“Ini menjadi kebanggaan bagi MAN 2 Kota Malang. Kami berharap prestasi Salma menjadi inspirasi bagi peserta didik lainnya untuk terus berani bermimpi, berproses, dan membawa nama madrasah hingga ke tingkat dunia,” imbuhnya.

Sementara itu, Alif Rifai, S. S., Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan MAN 2 Kota Malang, mengatakan capaian Salma merupakan hasil dari proses pembinaan yang dilakukan secara bertahap dan berkesinambungan.

“Untuk sampai ke IESO, tentu tidak mudah. Ada proses seleksi dan dua tahapan Pelatnas yang harus dilewati. Karena itu, empat penghargaan yang berhasil diraih Salma menunjukkan bahwa proses pembinaan, kerja keras, dan konsistensi akhirnya membuahkan hasil,” jelas Alif.

Ia menambahkan bahwa prestasi tersebut diharapkan dapat menjadi pemantik semangat bagi peserta didik MAN 2 Kota Malang untuk mengembangkan potensi masing-masing.

Hal senada disampaikan Dra. H. Wulaida Zuhriyana, Ketua Insanpro MAN 2 Kota Malang. Menurutnya, capaian empat penghargaan internasional tersebut menjadi catatan membanggakan sekaligus memperkuat tradisi prestasi yang terus dibangun madrasah.

“Empat penghargaan internasional ini menunjukkan bahwa prestasi bukanlah hasil yang datang tiba-tiba. Ada proses panjang, pendampingan, ketekunan, dan keberanian untuk berkompetisi. Kami tentu sangat bangga dan berharap capaian ini dapat menginspirasi peserta didik lainnya,” pungkasnya.

Madrasah berharap keberhasilan Salma dapat menjadi motivasi bagi peserta didik lain untuk terus mengembangkan kemampuan hingga tingkat internasional. Prestasi tersebut juga diharapkan memperkuat semangat pembinaan talenta di MAN 2 Kota Malang. Dengan dukungan berbagai pihak, madrasah optimistis semakin banyak peserta didik yang mampu menorehkan prestasi di panggung dunia.

Kepulangan Salma kali ini menjadi lebih dari sekadar perjalanan kembali ke tanah air. Ada empat penghargaan yang turut dibawa pulang sebagai buah dari perjuangan panjang di Turin. Dari ruang-ruang pembinaan di madrasah hingga panggung internasional, prestasi MAN 2 Kota Malang kembali menunjukkan bahwa langkah menuju dunia dimulai dari keberanian untuk terus berproses. (RI)

Menu

Aplikasi Madrasah

INFO SNMB

Brosur PMB 2026

INFO PMB