Perkuat Kompetensi Guru Hadapi TKA 2026: MAN 2 Kota Malang Jadi Tuan Rumah MGMP Bahasa Inggris

Waktu Publikasi :

Kota Malang – Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Inggris Kota Malang menggelar kegiatan penguatan kompetensi dan persiapan menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 di MAN 2 Kota Malang, Rabu (9/9). Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 WIB tersebut bertempat di Laboratorium Sains Terpadu, Ruang Auditorium Lantai 4 MAN 2 Kota Malang.

Kegiatan ini menjadi ruang bersama bagi para guru Bahasa Inggris untuk memperkuat pemahaman terkait TKA sekaligus berbagi wawasan dan praktik dalam mempersiapkan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan peserta didik. Selain menjadi sarana sosialisasi, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu mempererat soliditas MGMP Bahasa Inggris Kota Malang.

Ketua MGMP Bahasa Inggris Kota Malang, Ahmad Thohir Yoga, M.Pd., M.Ed., mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya guru Bahasa Inggris. Menurutnya, antusiasme peserta juga terlihat dari adanya sejumlah wajah baru yang turut bergabung dalam kegiatan MGMP.

“Ini menjadi momentum sosialisasi sekaligus meningkatkan SDM kita. Dari laporan pendaftaran, hari ini kita juga melihat wajah-wajah baru di MGMP. Terima kasih atas kehadirannya, semoga kegiatan ini semakin membuat MGMP kita jaya, solid, dan luar biasa,” ungkapnya.

Ia menambahkan, kegiatan MGMP ke depan akan terus dirutinkan dan diagendakan secara berkelanjutan. Menurutnya, MGMP Bahasa Inggris terbuka untuk terus membangun kolaborasi dan tidak terbatas pada satu lingkungan sekolah saja.

“Kita akan rutinkan dan agendakan lagi kegiatan seperti ini. Tidak harus selalu di negeri, teman-teman dari sekolah swasta juga bisa ikut bersama-sama. Semakin banyak yang terlibat, semakin kuat pula MGMP kita,” imbuhnya.

Pengawas MGMP Kota Malang, Muzaiana, S.Ag., M.Ag., turut memberikan dukungan terhadap keberlanjutan kegiatan MGMP. Ia menilai kebersamaan menjadi bagian penting dalam menjaga semangat guru untuk terus berkembang dan meningkatkan kompetensinya.

“MGMP ini penting karena menjadi ruang untuk bersama-sama belajar, berdiskusi, dan saling menguatkan. Kita perlu terus memberikan support agar semangat guru tetap tumbuh dan kegiatan MGMP semakin hidup,” jelasnya.

Muzaiana juga menyampaikan bahwa keterlibatan guru dalam MGMP merupakan bagian dari dorongan pemerintah agar para pendidik dapat bersama-sama meningkatkan kompetensi. Terlebih, TKA sudah semakin dekat sehingga hasil kegiatan perlu ditindaklanjuti secara nyata.

“Pemerintah sudah menunjuk dan mendorong agar semua ikut bergerak. Rencana tindak lanjut dari kegiatan ini juga penting, karena TKA sudah ada di depan kita. Mari kita manfaatkan kesempatan ini semaksimal mungkin untuk mempersiapkan peserta didik,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala MAN 2 Kota Malang, Dr. H. Samsudin, M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan MGMP memiliki nilai strategis karena menyangkut kepentingan bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Menurutnya, forum semacam ini sangat diperlukan untuk membangun kesamaan pemahaman dan memperkuat kolaborasi antarguru.

“MGMP merupakan ruang yang sangat diperlukan untuk kepentingan bersama. Melalui kegiatan seperti ini, guru dapat saling berbagi pengalaman, menyamakan persepsi, dan memperkuat langkah dalam menghadapi berbagai tantangan pembelajaran, termasuk persiapan TKA,” tuturnya.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan beberapa sesi utama yang dirancang untuk memberikan pemahaman secara bertahap kepada peserta. Sesi pertama menghadirkan Overview TKA dengan narasumber Donna Sita Andriyani, M.Pd., dan Ali Mukti, M.Pd. Sesi ini memberikan gambaran umum mengenai TKA serta hal-hal penting yang perlu dipahami guru dalam proses persiapannya.

Pada sesi kedua, peserta diajak mengenal lebih jauh Kisi-Kisi TKA 2026 bersama Rania Nur Abdilla, M.Pd. dan Ema Fitria Agustina, M.Pd. Materi tersebut menjadi bekal bagi guru untuk memahami arah dan cakupan kompetensi yang perlu dipersiapkan dalam pembelajaran.

Sesi ketiga membahas Pemanfaatan ChatGPT dalam Menyiapkan TKA dan Praktik yang disampaikan oleh Dra. Yayuk Khisbiyah W., M.Pd. Peserta tidak hanya memperoleh pemahaman mengenai pemanfaatan teknologi kecerdasan artifisial, tetapi juga diajak mempraktikkannya sebagai salah satu alat pendukung dalam menyiapkan pembelajaran dan TKA.

Menutup rangkaian kegiatan, Ketua Pokjawas Kemenag Kota Malang, Dra. Hj. Chusnul Khotimah, M.Ag., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan MGMP Bahasa Inggris tersebut. Ia menilai forum MGMP menjadi bagian penting dalam menjaga semangat guru untuk terus belajar, berkolaborasi, dan meningkatkan kualitas pembelajaran.

“Semoga kegiatan ini tidak berhenti sampai di sini. Apa yang sudah diperoleh hari ini dapat ditindaklanjuti dan diterapkan dalam pembelajaran, sehingga memberikan manfaat nyata bagi guru dan peserta didik,” pungkasnya.

Melalui kegiatan ini, MGMP Bahasa Inggris Kota Malang diharapkan semakin solid dan konsisten menjadi ruang belajar bersama bagi para guru. Pemahaman yang diperoleh dalam kegiatan dapat ditindaklanjuti melalui praktik pembelajaran yang lebih terarah dan sesuai dengan kebutuhan TKA 2026. Kolaborasi antarguru juga diharapkan terus berkembang sehingga mampu memberikan dampak positif terhadap peningkatan kompetensi guru dan prestasi peserta didik.

Kegiatan MGMP Bahasa Inggris Kota Malang menjadi salah satu langkah bersama dalam mempersiapkan guru menghadapi TKA 2026. Semangat berbagi, belajar, dan berkolaborasi menjadi kekuatan penting untuk menghadapi tantangan pendidikan yang terus berkembang. Dari MAN 2 Kota Malang, sinergi MGMP diharapkan terus tumbuh, semakin solid, dan memberikan manfaat luas bagi kemajuan pendidikan di Kota Malang. (RI)

 

Menu

Aplikasi Madrasah

INFO SNMB

Brosur PMB 2026

INFO PMB