Kota Malang – Geliat riset MAN 2 Kota Malang kembali berbuah manis. Setelah sebelumnya dua tim lolos final Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) 2026 bidang MST, kini lima tim riset madrasah ini menyusul lolos ke babak final Kompetisi KREASI. Final akan digelar di Yogyakarta pada minggu ketiga atau keempat Oktober 2026.
Kelima tim tersebut terbagi dalam dua bidang, yakni MSTL (2 tim) dan ISHK (3 tim).
Bidang MSTL
Tim 1
1. Ramadhya Kautsar Mumtaz Ahmad (XI-F)
2. Naufal Andika Pratama Makmur (XI-G)
Pembina: Wila Azaria, S.Si.
Tim 2
1. Ayleen Husni (XI-B)
2. Hanif Aqila Tsabita (XI-A)
Pembina: Luluk Mufidah, S.Si. dan Anjar Asmarani W, M.TP.
Bidang ISHK
Tim 1
1. Aklil Ebadi Harun (XII-K)
2. Sabiluna Al Kautsar (XII-K)
Pembina: Nefa Wahyuning Anggraini, S.Sos., M.A.
Tim 2
1. Ayulia Kartika Maharani (XIII-M)
2. Roro Rhea Verde Mahapawitra Pradnya Z.P (XII-A)
Pembina: Nefa Wahyuning Anggraini, S.Sos., M.A.
Tim 3
1. Quinny Shabrina Aurora (XI-G)
2. Raihana Rahmania Rumy (XI-L)
Pembina: Dewi Ariyanti Soffi, M.Sos.
Kepala MAN 2 Kota Malang, Dr. Samsudin, M.Pd., menyampaikan rasa syukur dan bangganya atas capaian lima tim tersebut. Menurutnya, keberhasilan ini menambah deretan prestasi madrasah di kancah nasional. “Lima tim yang lolos final KREASI ini adalah bukti bahwa pembinaan riset di MAN 2 Kota Malang berjalan konsisten. Kami akan memberikan dukungan penuh agar mereka dapat tampil maksimal di Yogyakarta,” tegasnya.
Wakil Kepala Bidang Kesiswaan, Alif Rifa’i, S.S., menambahkan bahwa pihaknya akan memfasilitasi kebutuhan para finalis, mulai dari pembinaan intensif hingga kesiapan administrasi dan mental. “Kami mengapresiasi kerja keras siswa dan pembina. Bidang Kesiswaan siap mendampingi mereka menuju final,” ujarnya.
Ketua Program Pengembangan Prestasi Bidang Akademik, Dra. Wulaida Zuhriyana, menilai capaian ini sebagai buah dari sistem pembinaan yang terstruktur. “Keikutsertaan lima tim di final KREASI menunjukkan bahwa program pengembangan prestasi akademik berjalan efektif. Kami sangat bangga dan akan terus mendorong lahirnya riset-riset baru dari siswa,” kata Dra. Wulaida.
Koordinator Riset MAN 2 Kota Malang, M. Ronaldi Adji Saputra, M.Pd., menyoroti ketatnya persaingan menuju final. Ia berharap para finalis dapat memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya. “Kami akan mengawal mereka hingga final. Semoga kelima tim dapat mengharumkan nama MAN 2 Kota Malang di Yogyakarta,” pungkasnya.
Dengan lolosnya lima tim riset ini, MAN 2 Kota Malang kembali membuktikan diri sebagai madrasah yang unggul dalam pengembangan riset dan inovasi. Seluruh civitas madrasah mendoakan yang terbaik bagi para finalis menuju panggung KREASI 2026 di Yogyakarta.




