Kota Malang – Ilmu falak menjadi salah satu bidang yang mempertemukan pengetahuan astronomi dengan kebutuhan umat Islam dalam menjalankan ibadah. Melalui Program Astronomi Falak yang diluncurkan pada Kamis (22/10), MAN 2 Kota Malang membuka peluang untuk mengembangkan pembelajaran yang menghubungkan konsep sains dengan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.
Ilmu falak berkaitan dengan kajian posisi dan pergerakan benda langit serta penerapannya untuk berbagai keperluan keislaman. Di antaranya adalah penentuan arah kiblat, perhitungan waktu salat, dan penentuan awal bulan Hijriah. Pemahaman terhadap bidang ini dapat membantu murid melihat bahwa sains memiliki keterkaitan erat dengan tradisi keilmuan Islam.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Malang, KH Ahmad Shampton Masduqie, S.H.I., M.Ag., yang akrab disapa Gus Shampton, menekankan pentingnya pengembangan ilmu falak di lingkungan madrasah. Menurutnya, pembelajaran ilmu falak dapat menjadi jembatan antara khazanah keilmuan Islam dan perkembangan astronomi.
“Ilmu falak merupakan bagian dari khazanah keilmuan Islam yang memiliki keterkaitan erat dengan perkembangan astronomi. Kami berharap MAN 2 Kota Malang dapat mengembangkan pembelajaran ilmu falak sehingga murid tidak hanya memahami teori, tetapi juga mengenali manfaatnya dalam kehidupan umat Islam. Ke depan, semoga dari madrasah ini lahir generasi yang memiliki kompetensi di bidang ilmu falak dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat,” tuturnya.
Pembelajaran astronomi juga dapat memperluas wawasan murid mengenai fenomena alam semesta. Melalui pengenalan konsep dan kegiatan pengamatan yang terarah, murid berkesempatan memahami pergerakan benda langit serta mempelajari cara kerja pengamatan ilmiah. Proses tersebut dapat mendorong murid mengembangkan sikap teliti, rasa ingin tahu, dan kemampuan menghubungkan teori dengan fenomena yang dijumpai.
Kepala MAN 2 Kota Malang, Dr. H. Samsudin, M.Pd., menyampaikan bahwa program ini menjadi salah satu upaya madrasah untuk menghadirkan pembelajaran yang menghubungkan ilmu pengetahuan dengan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.
“Melalui Program Astronomi Falak, kami ingin menghadirkan pembelajaran yang menghubungkan ilmu pengetahuan dengan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Murid perlu mendapatkan kesempatan untuk mengeksplorasi sains sekaligus memahami keterkaitannya dengan keilmuan Islam. Kami berharap program ini dapat melahirkan inovasi pembelajaran dan karya murid yang memiliki nilai edukatif serta manfaat nyata,” ungkapnya.
Program Astronomi Falak diharapkan dapat memperkaya pengalaman belajar murid melalui pengenalan sains yang terhubung dengan keilmuan Islam. Pemahaman yang dibangun secara bertahap diharapkan membantu murid melihat ilmu falak sebagai bidang yang relevan untuk dipelajari dan dikembangkan. Pembelajaran ini juga diharapkan menumbuhkan apresiasi terhadap tradisi keilmuan Islam yang terus berkembang seiring kemajuan sains. Dengan demikian, murid dapat membangun wawasan yang lebih luas mengenai hubungan antara pengetahuan, ibadah, dan kehidupan sehari-hari.
Pengembangan pembelajaran ilmu falak membutuhkan materi yang tepat, pendampingan pendidik, serta kesempatan untuk melakukan praktik sesuai tujuan pembelajaran. Dengan dukungan tersebut, konsep yang dipelajari di kelas dapat menjadi lebih mudah dipahami dan diterapkan. Murid juga berpeluang mengembangkan ketertarikan terhadap astronomi sebagai bidang kajian lanjutan. Melalui pengembangan program secara berkelanjutan, MAN 2 Kota Malang berharap dapat memperkuat pembelajaran sains yang berpadu dengan nilai-nilai keislaman. (RI)
Post Views:
12



