Kota Malang – Upaya meningkatkan mutu pendidikan terus didorong melalui kolaborasi dan pertukaran praktik baik antarmadrasah. MAN 2 Kota Malang menerima kunjungan studi pendidikan dari MAN 1 Kabupaten Jombang pada Rabu (4/11). Bertempat di Minihall MAN 2 Kota Malang, kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut diikuti oleh 16 peserta dengan fokus pembahasan manajemen madrasah dan komite. Kunjungan ini menjadi kesempatan untuk menggali pengalaman sekaligus mempelajari strategi pengelolaan madrasah sebagai bekal pengembangan lembaga pendidikan.
Kepala MAN 1 Jombang, Dr. Hj. Sa’adatul Athiyah, M.Pd., menyampaikan bahwa kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya menjalin silaturahmi sekaligus belajar dari pengalaman MAN 2 Kota Malang. Ia mengungkapkan bahwa kunjungan-kunjungan sebelumnya telah memberikan dampak positif terhadap perkembangan madrasah, termasuk perubahan yang dirasakan pada peserta didik setelah memperoleh pengalaman dan wawasan baru. Kali ini, perhatian khusus diarahkan pada sistem tata kelola dan manajemen yang diterapkan di MAN 2 Kota Malang.
“Kami datang untuk bersilaturahmi sekaligus belajar dari pengalaman MAN 2 Kota Malang. Harapannya, berbagai pengetahuan dan praktik baik yang kami peroleh dapat dibawa pulang untuk kemudian diaplikasikan dalam pengembangan MAN 1 Jombang,” ungkapnya.
Kepala MAN 2 Kota Malang, Dr. H. Samsudin, M.Pd., menyambut baik kunjungan tersebut sebagai ruang untuk memperkuat kolaborasi dan berbagi pengalaman antarmadrasah. Dalam kesempatan itu, ia mengangkat strategi pengembangan madrasah hingga mampu meraih prestasi di tingkat nasional maupun internasional. Menurutnya, capaian tersebut membutuhkan perencanaan yang matang, pengelolaan sumber daya yang tepat, serta keterlibatan seluruh unsur madrasah.
“Membangun madrasah berprestasi di tingkat nasional maupun internasional tidak bisa dilakukan secara instan. Diperlukan strategi yang terarah, konsistensi dalam menjalankan program, serta komitmen bersama untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan. Setiap potensi yang dimiliki madrasah perlu dikelola dan dikembangkan secara optimal agar mampu melahirkan prestasi yang berkelanjutan,” tuturnya.
Pembahasan mengenai manajemen madrasah turut diperdalam melalui materi yang disampaikan oleh H. dr. Nur Kholis Qomari, selaku Pengurus Komite MAN 2 Kota Malang. Sebagai narasumber, ia mengulas pentingnya peran komite dalam mendukung tata kelola dan pengembangan lembaga pendidikan. Menurutnya, keberhasilan pengelolaan madrasah tidak hanya bergantung pada kebijakan internal, tetapi juga membutuhkan dukungan dan sinergi dari berbagai pihak.
“Komite merupakan mitra strategis madrasah dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan. Karena itu, hubungan antara madrasah, komite, orang tua, dan masyarakat harus dibangun melalui komunikasi yang baik, keterbukaan, serta kesamaan visi. Dukungan yang diberikan juga perlu dikelola secara profesional, transparan, dan akuntabel agar benar-benar memberikan manfaat bagi kemajuan madrasah,” jelasnya.
Melalui kunjungan studi pendidikan ini, MAN 1 Jombang memperoleh kesempatan untuk mengenal lebih jauh praktik pengelolaan dan strategi pengembangan yang diterapkan di MAN 2 Kota Malang. Pertukaran pengalaman tersebut diharapkan dapat menjadi referensi dalam merancang program peningkatan mutu sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan masing-masing madrasah.
Lebih dari sekadar pertemuan antarlembaga, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membangun jejaring pendidikan yang saling menguatkan. Semangat belajar dan berbagi diharapkan terus tumbuh sebagai langkah bersama dalam menghadirkan madrasah yang unggul, adaptif, dan berdaya saing. (RI)



