Dra. Wulaida Zuhriyana: Kartini Bukan Sekadar Tokoh, tapi Semangat Perubahan

Waktu Publikasi :

Kota Malang – Apel pagi memperingati Hari Kartini pada Selasa (21/4) diselenggarakan di lapangan basket MAN 2 Kota Malang yang diikuti oleh seluruh warga madrasah.

Kegiatan ini berlangsung dengan tertib dan penuh khidmat sejak pagi hari. Seluruh peserta apel mengikuti rangkaian kegiatan dengan sikap disiplin sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan tokoh perempuan Indonesia. Nuansa kebersamaan terasa kuat, mencerminkan semangat persatuan dalam memperingati Hari Kartini. Selain sebagai agenda rutin, apel ini juga menjadi sarana edukasi untuk menanamkan nilai-nilai perjuangan kepada peserta didik. Momentum ini dimanfaatkan untuk mengingatkan kembali pentingnya peran perempuan dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa.

Dra. Hj. Wulaida Zuhriyana selaku Pembina Apel mengungkapkan bahwa Hari Kartini tidak hanya dimaknai sebagai pengenalan sosok R.A. Kartini semata, melainkan bagaimana menghadirkan kembali semangat perjuangannya dalam kehidupan masa kini.

Beliau menegaskan bahwa filosofi “habis gelap terbitlah terang” harus dimaknai sebagai harapan baru di tengah berbagai kesulitan. Menurutnya, hal tersebut selaras dengan konsep dalam Islam sebagaimana terkandung dalam Surat Al-Insyirah ayat 5 sampai 6, bahwa di balik kesulitan selalu ada kemudahan.

Selain itu, beliau juga menekankan bahwa peran perempuan bukanlah sesuatu yang hadir secara tiba-tiba, melainkan terbentuk melalui proses panjang hingga mampu menjadi pencipta peradaban.

Dalam amanatnya, disampaikan bahwa perempuan memiliki tanggung jawab besar dalam membangun generasi yang berkualitas. Perempuan bukan hanya bagian dari sejarah, tetapi juga penentu arah masa depan. Dengan nilai keilmuan, keteguhan, dan akhlak yang baik, perempuan mampu melahirkan perubahan yang berdampak luas.

Harapan dalam peringatan Hari Kartini kali ini diharapkan tidak berhenti pada seremoni tetapi mampu melahirkan kesadaran baru dalam diri setiap individu. Perempuan diharapkan mampu menjadi pribadi yang berani menghadapi tantangan zaman tanpa kehilangan jati diri. Generasi muda juga diharapkan dapat meneladani semangat Kartini dengan cara yang relevan dan kontekstual. Selain itu, momentum ini diharapkan mampu memperkuat komitmen untuk terus belajar, berkembang, dan memberi manfaat bagi lingkungan sekitar. (RI)

 

Menu

Aplikasi Madrasah

INFO SNMB

Brosur PMB 2026

INFO PMB