Kota Malang – MAN 2 Kota Malang menerima kunjungan dan berbagi praktik baik dari SMA 1 Babat Lamongan pada Sabtu (13/6) di Ruang Multimedia. Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00 hingga 12.00 WIB tersebut mengusung tema “Menyemai Inovasi dan Memanen Prestasi” dan diikuti oleh 22 peserta yang terdiri dari siswa serta pendamping klub riset SMA 1 Babat.
Kunjungan ini bertujuan untuk mempelajari pengelolaan kegiatan riset, strategi pembinaan Karya Ilmiah Remaja (KIR), serta budaya akademik yang diterapkan di MAN 2 Kota Malang. Selain sesi pemaparan materi, peserta juga mengikuti diskusi, tanya jawab, dan berbagi pengalaman terkait pengembangan riset di lingkungan sekolah.
Dalam sambutannya, Nurul Faiqoh, S.Pd., Gr., Pendamping Klub KIR SMA 1 Babat Lamongan, mengungkapkan, “Kegiatan ini sangat penting bagi kami karena tim riset di sekolah sedang kembali bertumbuh dan membutuhkan tempat belajar yang tepat. MAN 2 Kota Malang kami pilih karena banyak prestasi yang telah diraih dan informasinya cukup sering kami dengar dari berbagai sumber. Kami ingin mengetahui proses di balik capaian tersebut agar dapat menjadi inspirasi bagi peserta didik di SMA 1 Babat. Harapannya, kunjungan ini dapat memantik semangat siswa untuk terus berprestasi melalui kegiatan riset,” ungkapnya.
Sementara itu, Alif Rifa’i, S.S., Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan MAN 2 Kota Malang, menuturkan, “Selamat datang di MAN 2 Kota Malang. Pengembangan riset di madrasah berada di bawah koordinasi bidang kesiswaan sehingga pembinaan dapat berjalan secara terarah dan berkelanjutan. Pada dasarnya, kita hadir di sini untuk saling belajar karena setiap peserta didik memiliki potensi yang luar biasa. Semoga niat baik dalam kegiatan ini membawa manfaat dan keberkahan bagi semua pihak,” jelasnya.
Pada kesempatan yang sama, M. Ronaldy Aji Saputra, M.Pd., Koordinator Riset MAN 2 Kota Malang,menegaskan, “Prestasi tidak hadir secara instan, tetapi dibangun melalui sistem pembinaan yang konsisten. Struktur organisasi dan garis komando yang jelas menjadi salah satu faktor penting dalam pengelolaan tim riset. Dengan pembagian tugas yang terarah, setiap anggota dapat menjalankan perannya secara optimal. Dari proses yang tertata inilah lahir berbagai prestasi yang berkelas dan berkelanjutan,” ucapnya.
Setelah sesi pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan tanya jawab dan sharing session yang berlangsung interaktif. Sharing session yang dipaparkan oleh para peraih medali OPSI 2025 dari MAN 2 Kota Malang, yaitu:
1. Fachry Bachtiar Rahadiansyah dan Fathan Abdillah Azhar (Peraih Medali Emas OPSI 2025)
2. Evareta Brilianov Lavalexsa dan Nadine Aurelia Putri Adi (Peraih Medali Perak OPSI 2025)
3. Shahilla Atsania Khutbi dan Hilmy Adilah Harind (Peraih Medali Perunggu OPSI 2025).
Para peserta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menggali informasi mengenai pembinaan riset, strategi kompetisi, hingga manajemen organisasi tim penelitian. Kunjungan juga dilengkapi dengan school tour untuk melihat berbagai fasilitas penunjang pembelajaran dan pengembangan prestasi di MAN 2 Kota Malang. Sebagai simbol persahabatan dan kenang-kenangan, kedua institusi melakukan penukaran vandel di akhir kegiatan.
Melalui kunjungan ini, diharapkan terjalin kolaborasi yang semakin erat antara MAN 2 Kota Malang dan SMA 1 Babat Lamongan dalam pengembangan budaya riset di lingkungan sekolah. Pertukaran pengalaman yang dilakukan diharapkan dapat memperluas wawasan peserta mengenai strategi pembinaan penelitian yang efektif. Semangat inovasi yang dibangun bersama menjadi modal penting untuk mencetak generasi yang kreatif, kritis, dan berdaya saing. Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan berbagai prestasi baru yang memberikan manfaat bagi dunia pendidikan.
Kegiatan berlangsung dengan lancar dan penuh antusiasme dari seluruh peserta. Kunjungan ini menjadi bukti bahwa budaya berbagi praktik baik dapat memperkuat ekosistem pendidikan yang saling mendukung. MAN 2 Kota Malang berkomitmen untuk terus membuka ruang kolaborasi demi mendorong lahirnya inovasi dan prestasi yang berkelanjutan. (RI)





