Hari Kedua Literasi AI di MAN 2 Kota Malang: Siswa Bekali Diri dengan Tools AI untuk Karya Ilmiah

Waktu Publikasi :

Kota Malang – Rangkaian kegiatan Literasi Artificial Intelligence (AI) yang diselenggarakan oleh Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Brawijaya (UB) bersama MAN 2 Kota Malang memasuki hari kedua pada Kamis, 6 Agustus 2026. Bertempat di Auditorium Gedung Laboratorium Sains Terpadu MAN 2 Kota Malang, acara yang berlangsung pukul 15.30–17.30 WIB ini kembali diikuti dengan antusias oleh puluhan siswa.

Berbeda dengan hari pertama yang fokus pada desain dan visualisasi, sesi kali ini mengusung tema yang lebih aplikatif bagi dunia riset, yaitu pemanfaatan tools AI untuk penyusunan karya tulis ilmiah. Para peserta dibekali pengetahuan teknis mengenai cara mengoptimalkan teknologi AI dalam setiap tahap penulisan akademik, mulai dari pencarian ide, penyusunan kerangka, eksplorasi referensi, hingga teknik sitasi yang benar.

Acara hari kedua menghadirkan pemateri dari Tim Perpustakaan Universitas Brawijaya, yakni Cuikitalia, S.E., M.M. dan Pipit Tunjungsari, S.Kom. Dengan pendekatan yang interaktif, kedua pemateri menyajikan materi yang tidak hanya teoritis, tetapi juga praktis, sehingga siswa dapat langsung mempraktikkan penggunaan berbagai tools AI untuk mendukung proses riset mereka.

Kegiatan ini masih merupakan bagian dari program pengabdian masyarakat yang digawangi oleh tim dari FIB UB, yang terdiri atas (1) Scarletina Vidyani Eka, M.Hum., (2) Dr. Nurul Laili Nadhifah, M.Hum., dan (3) Arcci Tusita, M.Hum. Mereka bermitra dengan Klub Riset MAN 2 Kota Malang sebagai wadah utama pengembangan minat dan bakat ilmiah siswa.

Koordinator Riset MAN 2 Kota Malang, M. Ronaldi Adji Saputra, M.Pd., menyampaikan apresiasinya terhadap materi yang diberikan. Menurutnya, agenda hari ini sangat relevan dengan iklim riset yang tengah berkembang di madrasahnya.
“Kegiatan ini mencakup seluruh proses riset, mulai dari brainstorming ide, menyusun outline karya ilmiah, eksplorasi referensi dan data, hingga mensitasi. Namun, ibarat pisau bermata dua, kita perlu mengetahui batasan dan implementasinya agar tidak salah kaprah dalam memanfaatkan AI,” ujarnya.

Antusiasme peserta terlihat jelas dari banyaknya pertanyaan yang diajukan siswa kepada para pemateri. Pertanyaan yang muncul cukup beragam dan mendalam, mencakup isu-isu krusial seperti batasan implementasi AI dalam konteks akademik, etika penggunaan AI, hingga upaya mitigasi plagiasi melalui teknik parafrase yang tepat dan penggunaan tools pendeteksi AI yang kemudian diolah dengan pendekatan humanize agar tetap orisinal dan sesuai kaidah keilmuan.

Di akhir sesi, Ketua Tim Pengabdian Masyarakat FIB UB, Scarletina Vidyani Eka, M.Hum., menyampaikan harapan besarnya terhadap keberlanjutan program ini.
“Kami berharap, setelah mendapatkan pelatihan ini, siswa-siswi riset MAN 2 Kota Malang tidak hanya berhenti di sini. Mereka diharapkan mampu melakukan pengimbasan (knowledge sharing) kepada lembaga pendidikan lainnya untuk turut mengenalkan literasi AI secara luas. Dengan demikian, manfaat dari kegiatan ini dapat menyebar dan dirasakan oleh lebih banyak kalangan,” pungkasnya.

Dengan terselenggaranya dua hari kegiatan literasi AI ini, MAN 2 Kota Malang semakin menunjukkan komitmennya sebagai madrasah unggulan yang tidak hanya mengikuti perkembangan zaman, tetapi juga aktif membekali generasi mudanya dengan keterampilan abad ke-21 yang kritis, kreatif, dan beretika dalam menggunakan teknologi. (MRAS)

        

Menu

Aplikasi Madrasah

INFO SNMB

Brosur PMB 2026

INFO PMB