Membekali Diri di Tengah Arus Pergaulan, MAN 2 Kota Malang Gelar Tarbiyah Jinsiyah

Waktu Publikasi :

Kota Malang – MAN 2 Kota Malang menjadi tuan rumah Pelatihan Tarbiyah Jinsiyah yang diikuti santri putra dan putri, Rabu (12/8). Kegiatan berlangsung mulai pukul 08.30 hingga 16.30 WIB dengan pelaksanaan yang dipisahkan berdasarkan kelompok peserta, yakni santri putri di Aula PSBB dan santri putra di Ruang Auditorium. Pelatihan tersebut menjadi bagian dari upaya memberikan pembekalan kepada santri mengenai pemahaman diri, pergaulan, serta tanggung jawab dalam menjaga diri sesuai nilai-nilai pendidikan dan keislaman.

Kegiatan Tarbiyah Jinsiyah dikemas sebagai ruang edukasi bagi santri untuk memperoleh pemahaman yang tepat mengenai perkembangan diri dan relasi dengan orang lain. Materi diberikan dengan pendekatan edukatif agar santri mampu memahami perubahan yang dialami, menjaga batasan dalam pergaulan, serta mengambil keputusan secara bijak dan bertanggung jawab.

Iqbal Khoirul Burhani, S.Sos., M.Pd., menyampaikan bahwa edukasi mengenai tarbiyah jinsiyah penting diberikan sebagai bekal bagi santri dalam menghadapi berbagai tantangan pergaulan. Menurutnya, pemahaman yang benar dapat membantu santri mengenali diri sekaligus membangun sikap yang bertanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.

“Tarbiyah jinsiyah menjadi bagian penting dalam pembekalan santri agar mereka memiliki pemahaman yang benar tentang diri, pergaulan, dan tanggung jawab. Dengan bekal tersebut, santri diharapkan mampu menjaga diri serta mengambil keputusan yang tepat dalam menghadapi berbagai situasi,” ungkap Iqbal.

Sementara itu, Mafthuhah, M.Pd., menekankan pentingnya memberikan edukasi secara terbuka, tepat, dan sesuai dengan tahapan perkembangan santri. Menurutnya, pembahasan mengenai diri dan pergaulan perlu disampaikan dalam lingkungan pendidikan agar santri tidak memperoleh informasi yang keliru dari sumber yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

“Edukasi yang tepat akan membantu santri memahami dirinya dengan lebih baik, termasuk bagaimana menjaga batasan dan membangun relasi yang sehat. Karena itu, pembekalan seperti ini perlu diberikan secara bertahap agar santri memiliki pemahaman yang benar dan mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari,” jelas Mafthuhah.

Pelatihan ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang komprehensif kepada santri mengenai pentingnya menjaga diri dan batasan dalam pergaulan. Santri diharapkan mampu menerapkan pengetahuan yang diperoleh secara bijak dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan madrasah maupun pondok pesantren. Lebih jauh, kegiatan ini diharapkan dapat membentuk generasi yang memiliki kesadaran diri, bertanggung jawab, serta mampu menjaga kehormatan dan nilai-nilai yang dianut.

Pelatihan yang berlangsung hingga pukul 16.30 WIB tersebut menjadi ruang belajar bagi santri untuk memahami berbagai hal yang berkaitan dengan diri dan kehidupan sosial mereka. Pemisahan lokasi kegiatan antara santri putra dan putri memungkinkan penyampaian materi berlangsung secara lebih kondusif dan sesuai kebutuhan peserta. Melalui Tarbiyah Jinsiyah, MAN 2 Kota Malang terus mendorong penguatan pendidikan karakter dan pembekalan santri agar tumbuh menjadi pribadi yang matang, bertanggung jawab, dan mampu menjaga diri. (RI)

Menu

Aplikasi Madrasah

INFO SNMB

Brosur PMB 2026

INFO PMB