Dari Madrasah untuk Pesantren Aman, MAN 2 Kota Malang Diganjar Apresiasi PCNU

Waktu Publikasi :

Kota Malang — MAN 2 Kota Malang mendapat apresiasi atas kesiapan dan dukungannya sebagai tuan rumah pelaksanaan Gerakan Nasional Pesantrenku Aman “Roadshow 22” yang digelar pada Rabu (12/8). Kegiatan yang dimulai pukul 09.25 WIB tersebut berlangsung di aula utama yang berada di bawah naungan Ma’had Al Qalam MAN 2 Kota Malang.

Gerakan Nasional Pesantrenku Aman “Roadshow 22” merupakan bagian dari upaya membangun lingkungan pesantren yang aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh warga pesantren. Rangkaian kegiatan meliputi halaqah pengasuh, pelatihan musyrif/musyrifah, serta pelatihan santri.

Ketua PCNU Kota Malang, KH Dr. Isroqunnajah, M.Ag., menyampaikan apresiasi terhadap MAN 2 Kota Malang yang dinilai memiliki kesiapan dalam mendukung berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat pesantren.

“Saya mengapresiasi MAN 2 Kota Malang yang memiliki kesiapan untuk menjadi bagian penting dalam setiap momentum kegiatan, terutama kegiatan yang menggerakkan massa dan komunitas pesantren,” ungkap Isroqunnajah.

Menurutnya, kesiapan tersebut menunjukkan bahwa MAN 2 Kota Malang tidak hanya memiliki kapasitas dalam penyelenggaraan kegiatan, tetapi juga mampu memberikan ruang yang baik bagi penguatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan pesantren.

Ia menilai lembaga pendidikan dan pesantren perlu memiliki perhatian yang seimbang terhadap kualitas dan kuantitas. Hal tersebut penting agar setiap kegiatan yang dilaksanakan tidak sekadar menghadirkan banyak peserta, tetapi juga memberikan penguatan pengetahuan dan pemahaman bagi setiap individu yang terlibat.

“Sebaik-baiknya pesantren adalah lembaga yang konsen terhadap kualitas dan kuantitas secara seimbang. Kita perlu memberikan informasi kognitif kepada setiap orang agar pemahaman mereka semakin kuat,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Isroqunnajah juga menekankan pentingnya pendekatan psikologis dalam membangun lingkungan pesantren yang aman. Menurutnya, penguatan dari sisi psikologi menjadi salah satu aspek yang perlu diperhatikan dalam pembinaan warga pesantren.

“Hal-hal yang berkaitan dengan psikologi perlu kita baca dan pahami untuk penguatan. Karena pada akhirnya, pesantren yang baik adalah pesantren yang mampu menghadirkan suasana pendidikan berbasis kasih sayang,” tuturnya.

Apresiasi tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi MAN 2 Kota Malang untuk terus mempertahankan kesiapan dan kualitasnya sebagai lembaga pendidikan yang mampu menjadi ruang kolaborasi bagi berbagai kegiatan positif. MAN 2 Kota Malang juga diharapkan semakin konsisten menghadirkan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan berorientasi pada pembentukan karakter peserta didik. Sinergi antara madrasah dan pesantren diharapkan terus berkembang melalui berbagai kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Kesiapan MAN 2 Kota Malang sebagai tuan rumah menjadi salah satu bagian penting dalam kelancaran pelaksanaan Roadshow 22. Apresiasi dari Ketua PCNU Kota Malang menunjukkan bahwa MAN 2 dinilai memiliki kapasitas dan kesiapan dalam mendukung kegiatan yang melibatkan komunitas pesantren. Semangat kolaborasi tersebut diharapkan terus terjaga untuk memperkuat ekosistem pendidikan dan pesantren yang aman serta berbasis kasih sayang. (RI)

Menu

Aplikasi Madrasah

INFO SNMB

Brosur PMB 2026

INFO PMB