Kota Malang – MAN 2 Kota Malang menerima kunjungan monitoring dan evaluasi (monev) dari Badan Pelaksana Pengelola Keuangan Haji (BPKH) RI, Rabu (19/8). Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung pemanfaatan dana jamaah haji Indonesia yang telah diamanahkan kepada MAN 2 Kota Malang dalam bentuk pembangunan dan pengembangan fasilitas laboratorium sains.
Fasilitas yang mulai dibangun pada 2020 tersebut kini terus berkembang dan memberikan manfaat nyata bagi warga madrasah. Laboratorium sains dimanfaatkan sebagai sarana pembelajaran dan pembinaan peserta didik, khususnya dalam kegiatan praktik. Selain itu, keberadaan auditorium juga memberikan ruang yang representatif untuk berbagai kegiatan, seperti sosialisasi, pelatihan, dan bimbingan teknis (bimtek).
Pemanfaatan fasilitas tersebut dinilai semakin optimal dari waktu ke waktu. Peserta didik dapat mengikuti pembelajaran praktik dengan lebih nyaman, sementara berbagai kegiatan pengembangan kompetensi dan prestasi madrasah juga memperoleh dukungan sarana yang memadai.
Dr. Indra Gunawan, S.E., S.IP., M.Sc., M.IKom., selaku perwakilan Monev Badan Pelaksana Pengelola Keuangan Haji RI, mengungkapkan bahwa kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan amanah dana jamaah haji dapat memberikan manfaat yang nyata dan berkelanjutan.
“Yang kami lihat bukan hanya bangunan fisiknya, tetapi bagaimana fasilitas yang dibangun melalui amanah dana jamaah haji ini benar-benar dimanfaatkan dan memberikan dampak bagi peserta didik serta kemajuan madrasah,” ungkapnya.
Kepala MAN 2 Kota Malang, Dr. H. Samsudin, M.Pd., menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang telah diberikan kepada madrasah. Menurutnya, fasilitas yang tersedia menjadi bagian penting dalam mendukung proses pembelajaran sekaligus meningkatkan kualitas dan prestasi peserta didik.
“Kami berkomitmen menjaga, mengembangkan, dan memaksimalkan seluruh fasilitas yang telah diamanahkan kepada MAN 2 Kota Malang. Laboratorium sains dan auditorium bukan sekadar bangunan, tetapi menjadi ruang tumbuh bagi peserta didik untuk belajar, berlatih, berprestasi, dan mengembangkan potensi mereka,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua InsanPro, Dra. H. Wulaida Zuhriyana, menyampaikan bahwa pemanfaatan fasilitas tersebut menunjukkan pentingnya pengelolaan amanah secara tepat sasaran. Keberadaan sarana yang terus dimanfaatkan dan dikembangkan menjadi bukti bahwa dukungan terhadap pendidikan dapat memberikan manfaat dalam jangka panjang.
“Harapannya, fasilitas yang telah diberikan dapat terus dirawat dan dikembangkan sehingga manfaatnya semakin luas. Kami ingin setiap amanah yang diberikan benar-benar kembali kepada generasi muda melalui pendidikan yang berkualitas,” pungkasnya.
Ke depan, pemanfaatan laboratorium sains dan auditorium diharapkan semakin optimal dalam mendukung pembelajaran, pembinaan, serta berbagai program pengembangan kompetensi peserta didik. Fasilitas tersebut juga diharapkan mampu menjadi ruang lahirnya inovasi dan prestasi baru bagi MAN 2 Kota Malang. Dengan pengelolaan yang berkelanjutan, manfaat dari amanah dana jamaah haji dapat terus dirasakan oleh generasi peserta didik dari waktu ke waktu.
Kunjungan monev ini menjadi momentum untuk melihat kembali sejauh mana amanah dana jamaah haji telah memberikan manfaat bagi dunia pendidikan. MAN 2 Kota Malang berkomitmen menjaga sekaligus meningkatkan pemanfaatan fasilitas yang telah diberikan agar semakin berdampak bagi warga madrasah. Semangat menjaga amanah tersebut diharapkan terus berjalan seiring dengan meningkatnya kualitas pembelajaran dan prestasi MAN 2 Kota Malang. (RI/WZ)

Post Views:
8


