Kota Malang – Perjalanan MAN 2 Kota Malang menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) 2026 mendapat perhatian dari Inspektur Jenderal (Irjen) Kementerian Agama RI, H. Khairunas, S.H., M.H. Dalam kunjungannya pada Jumat (18/9), Khairunas diterima di ruang Kepala Madrasah sekitar pukul 10.00 WIB untuk membahas penguatan komitmen dan integritas dalam penyelenggaraan pelayanan.
Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan pembangunan zona integritas tidak berhenti pada pemenuhan administrasi. Penguatan budaya kerja, konsistensi pelayanan, serta integritas aparatur menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap lembaga.
H. Khairunas, S.H., M.H., menjelaskan bahwa komitmen dan integritas merupakan fondasi utama dalam perjalanan menuju WBBM. “WBBM tidak cukup hanya dengan program dan dokumen, tetapi harus dibuktikan melalui komitmen dan integritas. Ketika pelayanan dilakukan dengan baik, secara tidak langsung kita sedang menjaga marwah Kementerian Agama. Citra pelayanan yang baik akan membuat masyarakat semakin percaya dan merasa nyaman,” jelasnya.
Khairunas menekankan bahwa kualitas pelayanan di satuan kerja turut membawa nama besar institusi. Karena itu, setiap aparatur memiliki peran dalam membangun pengalaman pelayanan yang baik bagi masyarakat. Menurutnya, perubahan dalam pelayanan dapat dimulai dari hal-hal yang dilakukan secara konsisten. Sikap profesional, keterbukaan, serta kepatuhan terhadap ketentuan menjadi bagian dari upaya menjaga kepercayaan publik.
Kepala MAN 2 Kota Malang, Dr. H. Samsudin, M.Pd., menyampaikan bahwa pesan tersebut menjadi penguatan bagi madrasah dalam melanjutkan proses menuju WBBM. “Kami memahami bahwa WBBM bukan sekadar predikat. Ada tanggung jawab untuk memastikan budaya integritas benar-benar hadir dalam pelayanan. Karena itu, seluruh warga madrasah harus memiliki komitmen yang sama,” tuturnya.
Penguatan tersebut diharapkan menjadi pijakan bagi MAN 2 Kota Malang untuk semakin mematangkan berbagai aspek dalam pembangunan zona integritas. Konsistensi pelayanan dan budaya kerja menjadi hal yang perlu dijaga dalam setiap prosesnya. Menuju WBBM 2026, madrasah diharapkan tidak hanya mengejar capaian administratif, tetapi juga menghadirkan perubahan yang dapat dirasakan masyarakat. Pelayanan yang berintegritas menjadi salah satu wajah nyata kualitas lembaga.
Kunjungan Irjen Kemenag RI menjadi momentum evaluasi sekaligus penguatan arah perjalanan MAN 2 Kota Malang. Komitmen menjaga integritas diharapkan tumbuh sebagai budaya kerja yang berlangsung secara berkelanjutan. (RI)




