Kota Malang – Pertemuan antara jajaran pimpinan MAN 2 Kota Malang dan Inspektur Jenderal (Irjen) Kementerian Agama RI, H. Khairunas, S.H., M.H., berlangsung dalam suasana penuh penguatan pada Jumat (18/9). Pertemuan tersebut membahas pentingnya integritas, penguatan tata kelola, serta kualitas pelayanan sebagai bagian dari upaya membangun kepercayaan masyarakat.
Pertemuan tersebut diikuti Kepala MAN 2 Kota Malang, Dr. H. Samsudin, M.Pd., Kepala Tata Usaha MAN 2 Kota Malang, H. Sugeng Winarto, M.Pd.I., serta jajaran pimpinan madrasah. Kehadiran Irjen menjadi momentum untuk menyamakan langkah dalam menjaga kualitas pengelolaan dan pelayanan di lingkungan madrasah.
Inspektur Jenderal (Irjen) Kementerian Agama RI, H. Khairunas, S.H., M.H., menegaskan bahwa integritas harus menjadi napas dalam setiap pelaksanaan tugas. “Integritas tidak boleh hanya menjadi slogan, tetapi harus terlihat dalam cara kita bekerja dan memberikan pelayanan. Setiap aparatur memiliki tanggung jawab untuk menjaga kepercayaan masyarakat. Dari pelayanan yang baik, marwah Kementerian Agama ikut terjaga,” tegasnya.
Khairunas juga mendorong jajaran pimpinan agar memastikan setiap program dan pelayanan berjalan secara konsisten. Menurutnya, penguatan tata kelola perlu dibarengi dengan komitmen seluruh unsur organisasi sehingga perbaikan tidak berhenti pada tingkat pimpinan.
Kepala MAN 2 Kota Malang, Dr. H. Samsudin, M.Pd., menyampaikan bahwa arahan tersebut menjadi penguatan bagi madrasah dalam menjalankan berbagai program pengembangan. “Kami terus berupaya membangun budaya kerja yang berintegritas dan berorientasi pada pelayanan. Arahan dari Bapak Irjen menjadi pengingat bagi kami untuk menjaga konsistensi dalam setiap proses. Seluruh unsur madrasah harus bergerak dalam semangat yang sama,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Tata Usaha MAN 2 Kota Malang, H. Sugeng Winarto, M.Pd.I., menilai penguatan tata kelola menjadi bagian penting dalam memastikan pelayanan berjalan tertib dan akuntabel. “Administrasi dan tata kelola harus berjalan seiring dengan semangat pelayanan. Kami berusaha memastikan setiap proses dapat dilaksanakan secara tertib, transparan, dan sesuai ketentuan. Dengan demikian, pelayanan kepada warga madrasah maupun masyarakat dapat terus ditingkatkan,” jelasnya.
Pertemuan tersebut diharapkan semakin memperkuat koordinasi antara pimpinan dan jajaran pelaksana di MAN 2 Kota Malang. Integritas, tata kelola, dan pelayanan menjadi tiga aspek yang perlu dijaga secara berkesinambungan dalam perjalanan pengembangan madrasah.
Kehadiran Irjen juga menjadi ruang refleksi bagi jajaran pimpinan untuk melihat kembali berbagai proses yang telah berjalan. Masukan dan arahan yang diberikan diharapkan dapat diterjemahkan menjadi langkah konkret dalam penguatan budaya kerja.
Dari satu meja pertemuan, lahir satu pesan yang sama: kualitas lembaga tidak hanya tercermin dari capaian yang diraih, tetapi juga dari cara pelayanan diberikan. MAN 2 Kota Malang pun terus menata langkah untuk menghadirkan tata kelola yang berintegritas dan pelayanan yang semakin dipercaya masyarakat. (RI)




