Kota Malang – MAN 2 Kota Malang melaksanakan rutinan hari Jumat mengawali kegiatan ngaji bersama yang berlangsung di Ruang Guru (18/9). Kegiatan yang dimulai pukul 06.45 WIB tersebut diikuti oleh para Guru dan Tenaga Kependidikan sebagai bagian dari pembiasaan kerohanian di lingkungan madrasah.
Pembacaan Al-An’am ayat 60–82 dipandu oleh Ustadz Muhammad Iqbal Jamaludin, M.Pd. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan tausiyah yang disampaikan oleh dr. Nurcholis Qomari dengan mengangkat pesan tentang pentingnya memanfaatkan kesempatan hidup untuk memperbanyak amal kebaikan.
Dalam tausiyahnya, dr. Nurcholis Qomari mengingatkan bahwa kesempatan untuk berbuat baik selama hidup merupakan nikmat yang tidak boleh disia-siakan. “Penyesalan yang luar biasa di dalam kubur adalah ketika semasa hidup seseorang mampu melakukan perbuatan baik, tetapi tidak melakukannya. Karena itu, selama masih diberi kesempatan, jangan menunda kebaikan,” tuturnya.
Pesan tersebut mengajak seluruh peserta untuk tidak hanya memahami kebaikan sebagai pengetahuan, tetapi juga mewujudkannya dalam tindakan sehari-hari. Setiap kesempatan untuk membantu, melayani, berbagi, dan memberikan manfaat menjadi bagian dari amal yang dapat terus ditanam selama kehidupan.
Kegiatan ngaji Jumat diharapkan menjadi ruang untuk memperkuat kesadaran spiritual sekaligus membangun kebiasaan melakukan refleksi diri. Rutinitas tersebut juga diharapkan mampu memberikan ketenangan dan energi positif sebelum seluruh warga madrasah menjalankan aktivitas masing-masing.
Ke depan, kegiatan serupa diharapkan terus menjadi bagian dari budaya positif MAN 2 Kota Malang. Nilai-nilai yang disampaikan dalam setiap kajian diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan pribadi maupun dalam menjalankan amanah di lingkungan madrasah.
Ngaji bersama tidak berhenti sebagai rutinitas mingguan, tetapi menjadi pengingat untuk terus memperbaiki diri. Dari ayat-ayat Al-Qur’an dan tausiyah yang disampaikan, warga madrasah diajak untuk lebih peka terhadap setiap kesempatan berbuat baik. Sebab, waktu yang dimiliki hari ini merupakan kesempatan yang belum tentu datang kembali. Dengan semangat tersebut, Jumat pagi di MAN 2 Kota Malang menjadi momentum untuk menata hati sekaligus memperkuat langkah dalam menjalankan kebaikan. (RI)



