Yogyakarta – Prestasi membanggakan kembali diukir civitas akademika MAN 2 Kota Malang di panggung nasional. Empat tim riset madrasah berhasil memborong penghargaan dalam ajang Kompetisi Riset dan Inovasi Siswa Indonesia (KREASI) 2026 yang diselenggarakan oleh Abak Academy pada 20–22 Oktober 2026 di Yogyakarta.
Dalam ajang bergengsi tersebut, kontingen MAN 2 Kota Malang berhasil meraih satu Gold Medal, dua Silver Medal, dan satu Bronze Medal. Tak hanya itu, kontingen juga membawa pulang tiga penghargaan khusus, yakni Best Presenter, Favorite Stand, dan Best Stand. Keberhasilan ini tidak lepas dari kerja keras para siswa, pembina, serta pendampingan selama babak final oleh Syabiilah Azzahroh Widyatmoko Putri, S.Psi., dan Anjar Asmarani Widya Nabilah, S.TP., M.TP.
Adapun rincian raihan prestasi kontingen MAN 2 Kota Malang pada ajang KREASI 2026 sebagai berikut.
A. Bidang Ilmu Sosial, Humaniora, dan Keagamaan (ISHK)
- Gold Medal dan Best Presenter
Ayulia Kartika Maharani (XII-M) dan Roro Rhea Verde Mahapawitra Pradnya Z.P. (XII-A)
Pembina: Nefa Wahyuning Anggraini, S.Sos., M.A. - Bronze Medal dan Best Stand
Aklil Ebadi Harun (XII-K) dan Sabiluna Al Kautsar (XII-K)
Pembina: Nefa Wahyuning Anggraini, S.Sos., M.A.
B. Bidang Matematika, Sains, dan Teknologi Lingkungan (MSTL)
- Silver Medal dan Favorite Stand
Ayleen Husni (XI-B) dan Hanif Aqila Tsabita (XI-A)
Pembina: Luluk Mufidah, M.Pd., dan Anjar Asmarani Widya Nabilah, S.TP., M.TP. - Silver Medal
Ramadhya Kautsar Mumtaz Ahmad (XI-F) dan Naufal Andika Pratama Makmur (XI-G)
Pembina: Wila Azaria, S.Si.
Kepala MAN 2 Kota Malang, Dr. H. Samsudin, M.Pd., menyampaikan rasa syukur dan apresiasi setinggi-tingginya atas pencapaian para siswa, pembina, serta tim pendamping. Menurutnya, keberhasilan tersebut menjadi bukti nyata dari tradisi keunggulan riset, kerja keras, dan komitmen seluruh civitas akademika MAN 2 Kota Malang dalam mengembangkan prestasi di bidang penelitian dan inovasi.
“Prestasi ini merupakan kebanggaan bagi madrasah sekaligus bukti bahwa siswa MAN 2 Kota Malang memiliki potensi besar untuk bersaing di tingkat nasional. Kami berharap capaian ini tidak hanya menjadi kebanggaan, tetapi juga menjadi motivasi untuk terus mengembangkan budaya riset, melahirkan inovasi, dan menghasilkan karya yang bermanfaat bagi masyarakat,” tuturnya.
Senada dengan hal tersebut, Koordinator Pengembangan Prestasi Bidang Akademik, Dra. Wulaida Zuhriyana, mengapresiasi dedikasi para siswa dan pembina yang telah mempersiapkan diri untuk mengikuti kompetisi tersebut. Ia menilai bahwa prestasi yang diraih merupakan hasil dari proses pembinaan, ketekunan, dan semangat siswa dalam mengembangkan kemampuan akademik di bidang riset.
“Capaian ini menunjukkan bahwa proses pembinaan prestasi di madrasah dapat mendorong siswa untuk mengembangkan potensi dan menghasilkan karya yang kompetitif. Kami berharap keberhasilan ini menjadi pemacu semangat bagi siswa lainnya untuk berani mencoba, terus belajar, dan mengukir prestasi melalui bidang yang mereka tekuni,” tambahnya.
Sementara itu, Koordinator Riset, Muhammad Ronaldi Adji Saputra, M.Pd., turut menyampaikan kebanggaannya atas pencapaian empat tim riset MAN 2 Kota Malang. Menurutnya, kompetisi ini menjadi kesempatan bagi siswa untuk menguji gagasan, mengembangkan kemampuan berpikir kritis, serta mempresentasikan hasil penelitian di hadapan para juri.
“Riset membutuhkan proses yang panjang, mulai dari menemukan permasalahan, menyusun gagasan, melakukan penelitian, hingga menyampaikan hasilnya secara meyakinkan. Prestasi ini diharapkan menjadi pengalaman berharga bagi para siswa untuk terus berinovasi dan mengembangkan penelitian yang tidak hanya unggul dalam kompetisi, tetapi juga memiliki manfaat nyata,” pungkasnya.
Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh siswa MAN 2 Kota Malang untuk terus mengembangkan potensi, kreativitas, dan kemampuan riset. Pengalaman berkompetisi di tingkat nasional diharapkan memperluas wawasan siswa sekaligus mengasah kemampuan berpikir kritis, kolaborasi, dan pemecahan masalah. Prestasi yang diraih juga diharapkan semakin memperkuat budaya penelitian dan inovasi di lingkungan madrasah. Dengan dukungan pembina dan seluruh warga madrasah, para siswa diharapkan terus menghasilkan karya yang bermanfaat serta mampu bersaing dalam berbagai ajang kompetisi.
Capaian dalam KREASI 2026 menjadi hasil kolaborasi antara siswa, pembina, pendamping, dan seluruh pihak yang mendukung proses persiapan hingga babak final. MAN 2 Kota Malang menyampaikan selamat kepada seluruh peraih penghargaan serta terima kasih kepada para pembina dan pendamping atas dedikasi yang telah diberikan. Semoga prestasi ini menjadi langkah berkelanjutan dalam melahirkan generasi peneliti muda yang inovatif, berprestasi, dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. (RI/MRAS)



