Siswa MAN 2 Kota Malang Ikuti Manasik Haji dengan Khusu’ dan Tertib

Kota Malang (MAN 2) – Kalimat talbiyah berkumandang di MAN 2 Kota Malang, ”  Labbaikallahumma labbaik labbaika laa syariika laka labbaik. Hari ini, Sabtu (18/8) Civitas Akademika MAN 2 Kota Malang mengadakan Manasik Haji yang dilaksanakan di Aula dan seluruh halaman MAN 2 Kota Malang hingga Masjid Al Falah. Siswa kelas X dan XI didampingi walikelas terlihat sejak pagi bersiap-siap dengan menggunakan pakaian bernuansa putih, sedangkan kelas XII mengikuti try out.

Kepala MAN 2 Kota Malang, Hj. Binti Maqsudah menyampaikan, “Kegiatan manasik haji ini merupakan program madrasah yang wajib di ikuti kelas X  dan XI, sekaligus manasik ini sebagai pembelajaran pelaksanaan Umroh dan Haji yang sesungguhnya, sekaligus memotivasi para siswa untuk menunaikan ibadah umroh/haji,” ucap Kamad.

Senada, Ketua Panitia Manasik, H. Suraji menjelaskan bahwa, “Kegiatan manasik haji ini bertujuan untuk membekali siswa-siswi mengenai tata cara haji yang baik dan benar agar kelak dapat menjadi haji yang mandiri. Sekaligus kegiatan ini dalam rangka menyemarakkan bulan dzulhijjah,” ucap H. Suraji

Sementara itu pembimbing tekhnis yang di pandu H.A Taufiq WAS, membimbing para siswa dibagi menjadi beberapa kelompok yang telah ditentukan oleh panitia, para siswa diajarkan  sesuai dengan rukun-rukunnya umroh/haji. Seperti terlihat mulai awal dalam kegiatan manasik haji tadi, para siswa dilatih tentang tata cara sesungguhnya pelaksanaan Umroh dan Haji yang benar, misalnya pelaksanaan Umroh dan Haji, persyaratan, wajib, sunah, maupun hal-hal yang tidak boleh dilakukan selama pelaksanaan Umroh dan Haji. Selain itu, para siswa juga diajari cara melakukan praktik tawaf, sa’i, wukuf, lempar jumrah dan prosesi ibadah lainnya dengan kondisi yang dibuat mirip dengan keadaan di tanah suci.

Suasana Nampak khusu’ saat para pembimbing/panitia memulai kegiatan manasik. “Dari Embarkasi juanda (lapangan basket) sini  jamaah akan diberangkatkan menuju tanah suci,” terang Ustadz Taufiq. Jamaah yang hadir pun terlihat memakai atribut yang berbeda-beda. Mulai dari masker, kaca mata hitam, hingga hasduk. Ingin terlihat berbeda, kelompok Raudhah (XI IPS 2) hadir dengan membawa koper, kerudung, serta payung berwarna-warni. Tidak ingin kalah, jamaah laki-laki juga banyak yang menggunakan kain ihram. Seperti jamaah Zam-zam (XI MAKBI serta XI Bahasa), seluruhnya terlihat kompak berpakaian ihram.

Setelah para jamaah sudah lengkap, usai dari l Embarkasi juanda, jamaah berangkat menuju Masjid Nabawi (Masjid al-Falah). Disana mereka melaksanakan shalat arbain terlebih dahulu. Perjalanan dilanjutkan ke Bir ‘Ali. Di Bir ‘Ali jamaah dibimbing membaca niat umrah. Dari Bir ‘Ali jamaah putra harus berhenti terlebih dahulu. Mereka menunggu jamah putri selesai. Setelah niat, jamaah masuk ke Babus Salam (Aula M2KM). Di Babus Salam telah menunggu pembina yang akan mendampingi thawaf. Jamaah melakukan thawaf sebanyak 7 kali putaran. Suasana aula yang semula sepi terlihat semakin ramai. Terutama saat banyak rombongan jamaah yang melakukan thawaf bersama. Tak jarang ada yang terlihat bingung dan salah saat melambai. Setelah thawaf selesai, jamaah berhenti untuk melakukan shalat sunnah 2 rakaat di maqam Ibrahim.

Setelah itu dilanjutkan Jamaah berniat di Bukit Shafa. Kemudian berlari kecil antara Shafa dan Marwa ( sai), Setelah sai jamaah melakukan tahallul di depan ruang guru. Bagi jamaah yang selesai tahallul dapat kembali ke hotel (kelas). Setelah dirasa cukup beristirahat, jamaah bersiap-siap berangkat ke Arafah. Jamaah berniat di hotel (depan kantor guru) kemudian jalan menuju Arafah (lapangan). Di Arafah mereka shalat wukuf, dzikir, berdoa, dan membaca Al Quran, Ibadah ini dilakukan sambil menunggu Adzan dhuhur dan iqamah, yang kemudian para jamaah menunaikan shalat jama’ qoshor dhuhur dan asar secara berjamaah, kemudian ditutup dengan khutbah imam besar.

Selesai mendengarkan khutbah, para jamaah melanjutkan rukun berikutnya, yakni melakukan lempar jumrah sebanyak 7 kali. Pertama ada jumrah aqabah yang disambung dengan tahallul awal. Setelah tahallul mereka mabit di Mina (lapangan). Disana Ustadz Taufiq terlihat menyampaikan tahapan-tahapan yang akan dilakukan selanjutnya. Selesai mabit, jamah lanjut untuk melakukan lempar jumrah Ula, Wustha, dan Aqabah masing-masing 7 kali. Setelah semua rukun haji/umroh dilakukan, para jamaah telah berada pada tahapan akhir yaitu, Jamaah wajib melakukan thawaf ifadah dan sai, dan terakhir jamaah mengambil air zam-zam yang sudah di siapkan didepan ruang guru.

Selain itu, di akhir acara juga ada pengumuman juara KBIH, yang kelopoknya melaksanakan dengan khusu’ dan tertib akan mendapatkan hadiah. Kali ini, juara I putri diraih oleh kelompok Hudaibiyah, sedangkan kelompok putra oleh kelompok Zam-zam. Acara berakhir pukul 11.10 WIB, dengan suasana senang dan tenang,  (Nida/Swin)

Written by 

Related posts