Kota Malang (MAN 2) – Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Malang Dr. Muhtar Hazawawi M.Ag membuka kegiatan Rapat Kerja (Raker) MAN 2 Kota Malang untuk rencana kerja madrasah Tahun Pelajaran 2022/2023. Pembukaan Rapat Kerja Madrasah Aliyah Negeri 2 Kota Malang ini dilaksanakan pada hari kamis malam (31/3) lalu di Auditorium Hotel Abadi Yogyakarta. Pembukaan Raker diikuti semua unsur madrasah yang berjumlah 135 orang peserta yang  terdiri dari Kepala MAN 2 Kota Malang, Drs. Mohammad Husnan, M.Pd, Pendidik dan Tenaga kependidikan serta Pengurus Komite Madrasah, yang selanjutnya hasil dari Program Kerja Madrasah yang telah dipaparkan oleh pimpinan malam itu, selanjutnya akan dievaluasi dan dikembangkan di Madrasah dalam waktu dekat.

Kepala MAN 2 Kota Malang H. Mohammad Husnan dalam sambutanya menyampaikan, bahwa kegiatan Rapat Kerja (Raker,  merupakan kegiatan tahunan dalam menyusun program yang akan dilaksanakan madrasah, dalam menunjang setiap program kerja untuk layanan peserta didik agar dapat prestasi yang akhlaqul karimah. Kedepan, program kerja yang inovatif untuk menunjang prestasi non akademik seperti Porseni dan juga prestasi akademik seperti Olimpiade dan KIR harus ditingkatkan. Kemudian untuk mewujudkan zona integritas dan melayani yang lebih baik di lingkungan MAN 2 Kota Malang perlu kerjasama yang baik semua pihak.

“ Terima kasih kepada semua pihak, utamanya prestasi non akademik di Porseni 2022 di Jombang kemarin kita masuk 5 besar. Kemampuan non akademik perlu di tingkatkan pengembangan dan kemampuan peserta didik. Kemudian juga untuk Tim ZI MAN 2 Kota Malang yang maju lolos keberikutnya, maka perlu ada penerapan disegala bidang dalam memperkuat 6 area, utamanya pelayanan publik. Untuk menunjang hal ini ke depan, MAN 2 Kota Malang sebagai madrasah yang sudah dikenal akan prestasinya, di dalam dan luar negeri perlu ada Inovasi yang baru lebih cepat mengikuti zaman.’ Ucap Kamad

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Malang H. Muhtar Hazawawi , mengingatkan bahwa selama ini MAN 2 Kota Malang sudah dikenal hebat bermartabat, namun kedepan madrasah kita ini perlu ada integrasi Restra Kementerian Agama sebagai haluan dalam memberikan pelayanan dan mensuport rencana strategis kedepan, dengan menjalankan Moderasi beragama , Kolaborasi Madrasah dengan Komite untuk bisa memikirkan kesejahteraan sumber daya manusia, Transformasi digital untuk memperkuat layanan IT dan ciptakan fanatisme studi lanjut yang linier.

“MAN 2 Kota Malang sudah dikenal hebat bermartabat, namun kedepan madrasah kita ini perlu ada integrasi Restra Kementerian Agama sebagai haluan dalam memberikan pelayanan dan mensuport rencana strategis kedepan, perlu dipikirkan mulai dari membangun madrasah, pertama, dengan menjalankan moderasi beragama yang sudah dicanankan Kemenag RI. Kemudian kedua, kolaborasi Madrasah dengan Komite untuk bisa memikirkan kesejahteraan sumber daya manusia yang belum diangkat sebagai PNS , agar tercipta sistem kinerja pendidik dan tenaga kependidikan lebih produktif dan akuntabilitas ditingkatkan, Ketiga Adanya transformasi digital untuk memperkuat layanan IT yang bagus dengan berintegrasi dengan sain, bahasa dan agama, dan keempat tercipta adanya fanatisme studi lanjut mulai dari RA ke MIN, MIN ke MTs, MTs ke MAN dan MAN ke UIN.” Jelas Kakankemenag. (Tim Humas)

Postingan Terkait