Kota Malang – SMA Khadijah Surabaya melakukan kegiatan studi tiru ke MAN 2 Kota Malang pada Kamis (7/5) pukul 10.00 WIB hingga selesai. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka mempelajari best practice pengelolaan program olimpiade dan prestasi siswa. Rombongan yang berjumlah 10 orang diterima di ruang Minihall MAN 2 Kota Malang dengan penuh kehangatan dan suasana kekeluargaan.
Kepala SMA Khadijah Surabaya, Muhammad Iqbal, S. Ag., M. Si., menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan oleh MAN 2 Kota Malang. Beliau mengungkapkan, “Kami menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya karena kami diterima untuk belajar di MAN 2 Kota Malang. Atas penerimaan ini kami mengucapkan terima kasih, karena tidak semua yang memiliki prestasi bersedia membuka dapurnya. Kami banyak belajar dan mudah-mudahan menjadi ilmu yang bisa diterapkan di SMA Khadijah,” ungkapnya.
Sementara itu, Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan MAN 2 Kota Malang, Alif Rifa’i, S. S., menyampaikan harapannya agar kegiatan tersebut membawa manfaat bagi kedua lembaga. “Apa yang panjenengan niatkan semoga mendapatkan kelancaran dan kemudahan. Kita sharing di sini dan kami pun juga belajar serta dapat saling bertukar pengalaman. Kita pelajari bersama-sama,” tuturnya.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Gatra Orbita Digitalis, M. Pd., selaku Koordinator Olimpiade MAN 2 Kota Malang. Dalam paparannya, beliau menjelaskan mengenai strategi dan “dapur” best practice pembinaan olimpiade yang berhasil mengantarkan MAN 2 Kota Malang meraih berbagai prestasi dan kemenangan di ajang kompetisi.
Selain berdiskusi dan berbagi pengalaman, kegiatan juga diisi dengan sesi foto bersama serta penukaran vandel sebagai kenang-kenangan antara kedua belah pihak. Momen tersebut menjadi simbol eratnya silaturahmi dan kerja sama antar lembaga pendidikan dalam meningkatkan mutu serta prestasi peserta didik.
Kegiatan studi tiru ini diharapkan dapat memberikan wawasan baru bagi SMA Khadijah Surabaya dalam mengembangkan program pembinaan prestasi siswa. Selain itu, kerja sama dan silaturahmi antar lembaga pendidikan dapat terus terjalin dengan baik. Pertukaran pengalaman ini juga diharapkan mampu melahirkan inovasi dalam dunia pendidikan, khususnya di bidang olimpiade dan akademik. Dengan semangat berbagi, kedua lembaga dapat terus tumbuh dan berkembang bersama dalam mencetak generasi berprestasi.
Studi tiru menjadi salah satu langkah positif dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui kolaborasi dan saling belajar. MAN 2 Kota Malang dan SMA Khadijah Surabaya menunjukkan bahwa prestasi dapat dibangun melalui keterbukaan dan kemauan berbagi pengalaman. Kegiatan ini berlangsung dengan lancar, penuh keakraban, dan memberikan banyak inspirasi bagi peserta yang hadir. Semoga kegiatan serupa dapat terus dilakukan demi kemajuan pendidikan di Indonesia. (RI)



