Kota Malang – Prestasi membanggakan kembali diraih oleh MAN 2 Kota Malang. Madrasah unggulan di Kota Malang tersebut resmi terpilih lagi sebagai peserta Program Kemitraan Sekolah BRIDGE Australia–Indonesia Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Asialink Education dengan dukungan pendanaan dari Department of Foreign Affairs and Trade.
Berdasarkan surat resmi tertanggal 6 Mei 2026, MAN 2 Kota Malang dinilai memiliki komitmen kuat dalam membangun hubungan antarmasyarakat (people-to-people links) antara Indonesia dan Australia melalui pengembangan kemitraan sekolah di kedua negara serta partisipasi aktif dalam kegiatan pembelajaran profesional. Dalam program tersebut, Faizal Hadi Nugroho ditunjuk sebagai guru yang direkomendasikan untuk terlibat dalam berbagai rangkaian kegiatan BRIDGE 2026. Sebelumnya, MAN 2 Kota Malang sudah pernah terpilih mengikuti program ini pada tahun 2011 dengan mengirimkan 2 guru yaitu Ahmad Thohir Yoga dan Ali Mukti ke Aquinas College, Gold Coast, Queensland.
Faizal Hadi Nugroho mengungkap rasa syukur dan bangganya telah terpilih menjadi perwakilan MAN 2 Kota Malang pada program kemitraan sekolah BRIDGE tahun ini. Alhamdulillah dan terima kasih atas support dari bapak Kamad dan bapak koordinator kerjasama internasional madrasah yang telah merekomendasi saya untuk terlibat pada program BRIDGE ini. Insyaallah saya berkomitmen untuk mengawal kolaborasi dengan sekolah mitra di Australia dengan sebaik-baiknya, ujarnya.
Keikutsertaan MAN 2 Kota Malang dalam program internasional bergengsi ini sejalan dengan penguatan program inovasi unggulan MADU MANJA (MAN 2 Kota Malang Menjelajah Dunia), sebuah program strategis madrasah yang mendorong peserta didik dan tenaga pendidik untuk aktif dalam jejaring, kolaborasi, pertukaran budaya, hingga forum pendidikan internasional. Program ini digawangi oleh Ahmad Thohir Yoga selaku Koordinator Kerjasama Internasional MAN 2 Kota Malang yang selama ini konsisten menginisiasi berbagai kolaborasi global bagi warga madrasah.
Ahmad Thohir Yoga menyampaikan bahwa keterpilihan MAN 2 Kota Malang dalam Program BRIDGE 2026 merupakan langkah penting dalam memperluas ekosistem global madrasah. Menurutnya, program ini tidak hanya membuka peluang kolaborasi dengan sekolah mitra di Australia, tetapi juga menjadi sarana peningkatan kompetensi global guru dan peserta didik.
“Program BRIDGE sangat relevan dengan semangat MADU MANJA yang selama ini kami bangun. Kami ingin menghadirkan madrasah yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga aktif membangun jejaring internasional, memperkuat wawasan global, dan menyiapkan generasi yang mampu bersaing di tingkat dunia,” ungkap Yoga.
Kepala MAN 2 Kota Malang, Dr. Samsudin, M.Pd., turut menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Menurut beliau, terpilihnya MAN 2 Kota Malang dalam Program BRIDGE Australia–Indonesia menjadi pengakuan internasional terhadap komitmen madrasah dalam menghadirkan pendidikan berkualitas dan berorientasi global.
Dengan bergabungnya kembali MAN 2 Kota Malang dalam Program BRIDGE 2026, diharapkan semakin banyak peluang kolaborasi internasional, pengembangan pembelajaran lintas budaya, serta peningkatan kapasitas guru dan peserta didik dalam menghadapi tantangan pendidikan global di masa depan, pungkasnya. (ATY)



