MAN 2 Kota Malang kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan zaman melalui kegiatan Seminar & Exhibition 2026 bertema “EduKreatif: Empowering Digital Minds Through Creativity” yang diselenggarakan di Aula PSBB MAN 2 Kota Malang pada Rabu (13/05/2026).
Kegiatan ini merupakan kolaborasi mahasiswa Asistensi Mengajar (AM) Universitas Negeri Malang tahun 2026 bersama madrasah dalam upaya meningkatkan literasi digital, kreativitas, serta kemampuan berpikir kritis peserta didik di era transformasi digital.
Kegiatan yang dipandu secara interaktif oleh Randy Firstya Nugraha (AM Bahasa Inggris) dan Difa Aulia Rahma (AM BK) tersebut diikuti oleh sekitar 280 siswa kelas X yang berasal dari kelas X-A, X-C, X-D, X-E, X-F, X-G, X-H, dan X-I. Seminar diawali dengan sesi pemaparan materi oleh mahasiswa berprestasi dari FEB UM, Abdul Azis, mengenai pentingnya literasi digital, pemanfaatan teknologi secara bijak, serta kemampuan menyaring informasi agar peserta didik tidak mudah terpengaruh oleh berita hoaks dan informasi yang tidak valid di media sosial maupun internet. Selain itu, siswa juga diberikan pemahaman tentang etika bermedia digital dan pentingnya membangun kreativitas melalui teknologi secara positif dan produktif.
Tidak hanya menghadirkan seminar inspiratif, kegiatan ini juga diramaikan dengan Exhibition karya siswa yang menjadi wadah bagi peserta didik untuk menampilkan ide kreatif, inovasi, dan potensi diri mereka. Exhibition tersebut merupakan final project pembelajaran Bahasa Inggris kelas X pada materi Analytical Exposition yang dikoordinir langsung oleh tiga mahasiswa Asistensi Mengajar Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Negeri Malang yakni Randy Firstya Nugraha, Donna Gavrila Patricia, dan Daffa Pradana Warianti dengan bimbingan guru pamong Ahmad Thohir Yoga. Melalui project tersebut, siswa didorong untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, menyampaikan opini secara argumentatif dalam Bahasa Inggris, sekaligus mengasah kreativitas dalam menyajikan karya yang komunikatif dan menarik.
Antusiasme peserta terlihat tinggi selama kegiatan berlangsung, baik saat sesi seminar maupun pameran karya. Berbagai hasil project siswa dipresentasikan secara interaktif sehingga menciptakan suasana pembelajaran yang aktif, kreatif, dan kolaboratif. Kegiatan ini sekaligus menjadi implementasi nyata pembelajaran berbasis proyek (project-based learning) yang relevan dengan kebutuhan keterampilan abad ke-21.
Ketua pelaksana kegiatan, Fazal Munibul Wafi (AM Bahasa Arab) menyampaikan rasa kagum dan bangga karena bersama tim Asistensi Mengajar Universitas Negeri Malang dapat berkontribusi dalam meningkatkan literasi digital siswa MAN 2 Kota Malang. Ia berharap materi yang diberikan mampu membentuk siswa menjadi generasi yang lebih kritis, bijak dalam menyaring informasi di internet, serta terhindar dari berita hoaks.
Fazal juga mengapresiasi kreativitas dan antusiasme siswa kelas X dalam mengembangkan ide menjadi karya yang menarik dan inspiratif.
Penanggung jawab kegiatan, Mr. Ahmad Thohir Yoga, menyampaikan bahwa kegiatan ini sejalan dengan semangat program inovasi unggulan MADU MANJA (MAN 2 Kota Malang Menjelajah Dunia) yang terus mendorong peserta didik untuk memiliki wawasan global, keterampilan abad 21, serta kemampuan literasi digital yang kuat. Menurut beliau, generasi muda saat ini tidak cukup hanya mampu menggunakan teknologi, tetapi juga harus memiliki kemampuan berpikir kritis, kreatif, dan bijak dalam menyikapi arus informasi digital yang sangat cepat.
Melalui kegiatan Seminar & Exhibition 2026 ini, peserta didik diharapkan dapat menjadi generasi digital yang cerdas, inovatif, berdaya saing, serta tetap menjunjung tinggi nilai-nilai religius dan karakter positif dalam kehidupan sehari-hari, pungkasnya
Kegiatan ini juga menjadi bukti nyata sinergi antara dunia pendidikan tinggi dan madrasah dalam menciptakan ruang pembelajaran yang inspiratif, kreatif, dan relevan dengan kebutuhan masa depan.


