Guru Bertumbuh, Murid Tangguh: MAN 2 Kota Malang Gelar FGD Deep Learning

Waktu Publikasi :

Kota Malang – Sebanyak 15 guru MAN 2 Kota Malang mengikuti Focus Group Discussion (FGD) tentang Deep Learning, Kepemimpinan Islam Autentik, dan Resiliensi Murid Madrasah Aliyah bersama dosen Universitas Negeri Malang (UM) dan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Rabu (9/9). Kegiatan berlangsung pukul 08.30–11.00 WIB bertempat di Ruang Multimedia MAN 2 Kota Malang.

Kegiatan FGD menjadi ruang bersama untuk memperkaya wawasan dan menggali pemahaman guru mengenai penerapan deep learning dalam pembelajaran, sekaligus menguatkan nilai-nilai kepemimpinan Islam yang autentik serta kemampuan murid dalam menghadapi berbagai tantangan. Diskusi berlangsung secara interaktif dengan melibatkan guru sebagai peserta aktif dalam menyampaikan gagasan, pengalaman, maupun pandangan berdasarkan praktik pembelajaran di madrasah.

Ketua Pokjawas Kemenag Kota Malang, Dra. Hj. Chusnul Khotimah, M. Ag., turut hadir dalam kegiatan tersebut. Ia menekankan pentingnya keterlibatan aktif para guru dalam proses diskusi agar FGD tidak sekadar menjadi forum menerima informasi, tetapi juga menjadi ruang bertukar pengalaman dan menghasilkan pemikiran yang dapat diterapkan dalam pengembangan pembelajaran di madrasah.

“Bapak dan Ibu diharapkan dapat mengikuti kegiatan ini dengan aktif, baik dalam diskusi maupun interaksi. Manfaatkan forum ini untuk saling berbagi pengalaman, menyampaikan gagasan, dan menggali hal-hal yang dapat dikembangkan dalam pembelajaran maupun dalam mendampingi murid,” tuturnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan guru semakin memahami konsep dan implementasi deep learning dalam pembelajaran yang bermakna. Selain itu, penguatan kepemimpinan Islam autentik diharapkan mampu mendorong guru menjadi teladan yang konsisten dalam membangun karakter murid. Pemahaman tentang resiliensi juga diharapkan dapat membantu guru mendampingi murid agar lebih tangguh, adaptif, dan mampu menghadapi tantangan dengan sikap positif.

FGD ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi dan pengembangan kapasitas guru di lingkungan madrasah. Pertukaran gagasan antara guru dan akademisi diharapkan dapat membuka perspektif baru dalam menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan murid. Dengan demikian, hasil diskusi tidak berhenti pada forum, tetapi dapat diimplementasikan dalam praktik pendidikan di MAN 2 Kota Malang. (RI)

      

Menu

Aplikasi Madrasah

INFO SNMB

Brosur PMB 2026

INFO PMB