Tumbuhkan Madrasah Berdaya Sanding, MAN IC Serpong Belajar Tata Kelola di MAN 2

Waktu Publikasi :

Kota Malang – Upaya memperkuat tata kelola madrasah menjadi perhatian MAN Insan Cendekia (IC) Serpong melalui kunjungan studi ke MAN 2 Kota Malang, Kamis (17/9). Sebanyak 11 peserta dari MAN IC Serpong hadir di Ruang Kepala Madrasah MAN 2 Kota Malang sejak pukul 08.00 WIB untuk mengikuti sesi berbagi pengalaman dengan fokus pada manajemen dan tata kelola madrasah.

Kegiatan yang dipandu oleh Ustadz Faizul Ismani, M.Pd., tersebut menjadi ruang bertukar pengalaman mengenai bagaimana sebuah madrasah membangun sistem kerja, mengembangkan sumber daya manusia, serta mengantarkan murid menuju berbagai capaian prestasi. Kunjungan ini sekaligus mempertemukan dua madrasah yang sama-sama memiliki perhatian kuat terhadap pengembangan potensi murid.

Kepala MAN IC Serpong, H. Khoirul Anam, M.Pd.I., menyampaikan bahwa kunjungan tersebut menjadi bagian dari ikhtiar untuk terus meningkatkan kualitas madrasah melalui proses belajar bersama. Menurutnya, madrasah perlu terus berdaya saing sekaligus mampu melakukan peningkatan secara berkelanjutan agar dapat memenuhi harapan murid.

“Kami ingin terus berdaya sanding dan melakukan upgrade agar sesuai dengan harapan anak-anak kita. Karena itu, kami selalu bersinergi dan apa yang bisa kami beri, juga akan kami berikan. Kita adalah Kopassusnya Kementerian Agama, sehingga bagaimana prestasi dan potensi ini bisa kita bawa ke kancah nasional maupun internasional. Mohon izin untuk sharing session di antara guru-guru hebat ini,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa proses tersebut tidak berhenti pada pencapaian saat ini, tetapi merupakan bagian dari perjalanan panjang menyiapkan generasi emas 2045. Sinergi antarmadrasah dinilai penting agar setiap lembaga dapat saling menguatkan dan bertumbuh melalui pengalaman yang dimiliki masing-masing.

Kepala MAN 2 Kota Malang, Dr. H. Samsudin, M.Pd., menyambut baik kunjungan MAN IC Serpong. Ia menilai MAN IC Serpong merupakan salah satu madrasah yang memiliki rekam jejak prestasi kuat, termasuk dalam kompetisi berskala nasional, sehingga pertemuan tersebut menjadi kesempatan untuk saling bertukar praktik baik.

“MAN IC Serpong memiliki banyak prestasi dan telah melahirkan murid-murid yang mampu berkompetisi pada level nasional. Kami berharap proses pembinaan olimpiade yang berjalan di MAN 2 Kota Malang dapat menjadi salah satu referensi yang bisa dikembangkan sesuai dengan karakter dan kebutuhan MAN IC Serpong,” tuturnya.

Koordinator Olimpiade MAN 2 Kota Malang, Gatra Orbita Digitalis, M.Pd., menjelaskan bahwa pengembangan prestasi tidak dibangun secara instan, melainkan melalui tahapan yang terencana dan melibatkan banyak unsur di madrasah. Mulai dari pemetaan potensi murid, pembinaan, pendampingan intensif, hingga evaluasi menjadi bagian yang perlu dikelola secara berkelanjutan.

“Kuncinya bukan hanya pada bagaimana murid mengikuti olimpiade, tetapi bagaimana madrasah membangun ekosistem prestasi. Murid yang memiliki potensi perlu dipetakan, kemudian diberikan pembinaan yang konsisten dan didampingi oleh sumber daya manusia yang tepat. Dari proses itulah prestasi dapat tumbuh secara berkelanjutan,” jelasnya.

Koordinator Riset MAN 2 Kota Malang, M. Ronaldy Aji Saputra, M.Pd., menjelaskan bahwa pengembangan riset di madrasah tidak cukup hanya mengandalkan kemampuan individu, tetapi membutuhkan tata kelola yang mampu mengarahkan setiap proses secara terstruktur.

“Riset di madrasah kami dibangun melalui proses yang terarah, mulai dari menemukan ide, menyusun perencanaan, melakukan pendampingan, hingga menghasilkan karya. Yang kami dorong adalah bagaimana murid tidak hanya mampu melakukan penelitian, tetapi juga memiliki budaya berpikir kritis dan menghasilkan riset yang dapat memberikan manfaat,” pungkasnya.

Pertemuan ini diharapkan semakin memperkuat sinergi antara MAN 2 Kota Malang dan MAN IC Serpong dalam pengembangan prestasi murid. Pertukaran pengalaman mengenai tata kelola dan pembinaan olimpiade diharapkan dapat memberikan inspirasi yang dapat diterapkan sesuai kebutuhan masing-masing madrasah. Kolaborasi juga diharapkan membuka ruang pengembangan sumber daya manusia, baik guru maupun murid, agar semakin siap menghadapi kompetisi pada tingkat nasional hingga internasional. Lebih jauh, kedua madrasah diharapkan dapat terus berjalan bersama dalam menyiapkan generasi unggul yang berprestasi sekaligus memiliki karakter kuat.

Kunjungan MAN IC Serpong menunjukkan bahwa kemajuan madrasah dapat tumbuh melalui budaya belajar dan berbagi. Pengalaman setiap madrasah menjadi modal berharga untuk saling melengkapi dan memperkuat. Dari ruang berbagi inilah, semangat membangun madrasah berprestasi terus dilanjutkan. (RI)

   

Menu

Aplikasi Madrasah

INFO SNMB

Brosur PMB 2026

INFO PMB